SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Team Assisted Individualization (TAI) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Kompetensi Menganalisis Aspek Kependudukan Kelas XI IPS 2 MAN 2 Ponorogo

Nila Kafiana

Abstrak


i
ABSTRAK
Kafiana, Nila. 2009. Penerapan Model Team Assisted Individualization (TAI)
untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Kompetensi Menganalisis
Aspek Kependudukan Kelas XI IPS 2 MAN 2 Ponorogo. Skripsi, Jurusan
Pendidikan Geografi FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing:
(I) Drs. Budi Handoyo, M.Si. (II) Drs. Mustofa.
Kata kunci: Team Assisted Individualization (TAI), hasil belajar.
Berdasarkan observasi awal yang dilakukan di kelas XI IPS 2 MAN 2
Ponorogo diketahui bahwa model yang diterapkan belum bervariasi, adanya
anggapan siswa bahwa pelajaran geografi kurang menarik, siswa dengan
karakteristik yang sama cenderung mengelompok sehingga terbentuk kelompok
homogen, tidak ada penghargaan kelompok, siswa tidak berani untuk bertanya
dan mengungkapkan pendapatnya, kemampuan individu belum dioptimalkan, dan
kemampuan akademik sangat heterogen serta kemampuan siswa dalam
menganalisis masih kurang sehingga hasil belajar siswa kurang optimal dalam
mencapai kompetensi yang ditetapkan. Hal itu terlihat dari rata-rata nilai hasil
ulangan sebelumnya (64.65) yang kurang dari SKM yang ditentukan sebesar 70
dan ketuntasan klasikal (47.5%) juga belum mencapai ketuntasan yang ditetapkan
sekolah yaitu 85%. Pembelajaran di kelas XI IPS 2 MAN 2 Ponorogo perlu
diperbaiki dengan menerapkan model pembelajaran Team Assisted
Individualization (TAI) agar pembelajaran berjalan dengan baik dan hasil belajar
meningkat.
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada
kompetensi menganalisis aspek kependudukan kelas XI IPS 2 MAN 2 Ponorogo
melalui penerapan pembelajaran kooperatif model Team Assisted
Individualization (TAI) dengan rancangan penelitian tindakan kelas. Subjek
penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 2 MAN 2 Ponorogo yang berjumlah 40
siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, teknik pengumpulan data
dengan menggunakan tes yang dianalisis secara deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dari
pra tindakan, siklus I dan siklus II. Peningkatan hasil belajar dapat dilihat dari
rata-rata hasil belajar sebelum tindakan 64.65 meningkat pada siklus I menjadi
69.4 dan pada siklus II menjadi 76,475. Ketuntasan klasikal juga meningkat, pada
pra tindakan 47.5% meningkat pada siklus I menjadi 65% dan pada siklus II
menjadi 87,5%.
Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan model
pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dapat meningkatkan hasil
belajar siswa pada kompetensi dasar menganalisis aspek kependudukan kelas XI
IPS 2 MAN 2 Ponorogo. Disarankan bagi guru geografi MAN 2 Ponorogo untuk
menggunakan model Team Assisted Individualization (TAI) sebagai salah satu
model pembelajaran alternatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa terutama
pada kompetensi dasar menganalisis aspek kependudukan dan bagi peneliti
selanjutnya diharapkan dapat menggunakan model Team Assisted
Individualization (TAI) untuk memperbaiki kualitas pembelajaran pada
kompetensi yang berbeda dan aspek yang diukur adalah aspek yang lainnya.