SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Discovery Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI IPS Pada Mata Pelajaran Geografi Dalam Pokok Bahasan Lingkungan Hidup dan Pemabangunan Berkelanjutan Di SMAN 1 Singosari Kab. Malang

Tantio Kuswari

Abstrak


ABSTRAK

 

Kuswari, Tantio. 2017. Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI IPS Pada Mata Pealajaran Geografi Dalam Pokok Bahasan Lingkungan Hidup Dan Pembangunan Wilayah Berkelanjutan DI SMAN 1 Singosari Kab. Malang . Skripsi, Program Studi Pendidikan Geografi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang, Pembimbing (I) Drs. Hendri Purwito, M.Si, (II) Dra. Yuswanti A.W. M.Si.

 

Kata Kunci: Model Pembelajaran Discovery Learning, Kemampuan Berpikir Kritis.

 

Pembelajaran di kelas XI IPS C SMAN 1 Singosari diketahui bahwa kemampuan berpikir kritis siswa masih rendah. Hal ini dibuktikan dari 42 siswa hanya 8 siswa yang aktif bertanya dan memberikan argumen pada saat guru mengajukan pertanyaan pada siswa. Kemampuan siswa dalam merumuskan masalah, mengumpulkan data yang berkaitan dengan permasalahan yang ada, dan menganalisis data yang diperoleh masih rendah. Guru mata pelajaran Geografi masih menggunakan metode ceramah dalam mengajar dan pembelajaran di kelas masih berpusat pada guru. Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa adalah dengan menerapkan model pembelajaran yang sesuai. Berkaitan dengan hal tersebut, salah satu model pembelajaran yang sesuai adalah model Discovery yang membantu cara belajar siswa lebih aktif dengan menemukan sendiri, menyelidiki sendiri, melalui permasalahan yang ada di lingkungan sekitar.

Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 1 Singosari Kabupaten Malang, dengan subjek siswa kelas XI IPS C yang berjumlah 42 siswa. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang terdiri dari dua siklus, masing - masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Teknik pengumpulan data kemampuan berpikir kritis siswa menggunakan soal tes kemampuan berpikir kritis siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dengan menerapkan model pembelajaran Discovery Learning.  

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Rata-rata hasil tes kemampuan berpikir kritis siswa pada siklus I sebesar 68,95 dan rata-rata hasil tes kemampuan berpikir kritis siswa pada siklus II sebesar 78,14, terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II  sebesar 9,19 atau peningkatan 13,32%, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di kelas XI IPS C SMAN 1 Singosari Kabupaten Malang.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat dikemukakan saran sebagai berikut:1.) bagi guru Geografi, diharapkan dapat menerapkan model  pembelajaran Discovery Learning sebagai alternatif model yang bisa digunakan guna memacu siswa untuk berpikir kritis, 2.) bagi sekolah, diharapkan menjadi salah satu bahan pertimbangan untuk menghimbau guru untuk menerapkan model pembelajaran Discovery Learning dalam usaha meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa serta mutu sekolah.