SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

STUDI ANALISA LAPISAN AKUIFER UNTUK PENENTUAN PERKIRAAN POTENSI DEBIT AIR TANAH KEBUTUHAN RUMAH TANGGA PENDUDUK DI KELURAHAN BURING KECAMATAN KEDUNGKANDANG KOTA MALANG

I'anatul Mustafidah

Abstrak


ABSTRAK

 

Amanda, Rusana Lia. 2017. Penerapan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) Untuk Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik Kelas XI IIS 4 Mata Pelajaran Geografi di SMA Negeri 7 Malang. Pembimbing: (1) Drs. Sudarno Herlambang, M.Si, (II) Drs. Rudi Hartono, M.Si.

 

Kata Kunci: Minat Belajar, Model Pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS).

Penggunaan model pembelajaran yang tidak menarik perhatian peserta didik akan mempengaruhi minat belajar dalam proses pembelajaran. Minat belajar peserta didik sangat berpengaruh besar dalam proses pembelajaran yang diciptakan guru dalam ruang kelas. Penelitian ini berawal dari masalah yang ditemukan pada saat wawancara dan observasi. Wawancara dan observasi dilaksanakan pada tanggal 17 September 2016 di SMA Negeri 7 Malang. Hasil wawancara dan observasi yaitu peserta didik kurang berminat dalam mengikuti pembelajaran, khususnya mata pelajaran geografi. Hal tersebut diakibatkan guru kurang bervariasi dalam menggunakan model pembelajaran. Guru sudah memancing peserta didik menggunakan model pembelajaran ceramah, tanya jawab dan Active Learning hanya sebagian peserta didik yang merespon guru. Minat belajar peserta didik hanya bisa tumbuh ketika suasana belajar yang menyenangkan diciptakan oleh guru saat proses pembelajaran.

Tujuan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) untuk meningkatkan minat belajar peserta didik kelas XI IIS 4 mata pelajaran geografi di SMA Negeri 7 Malang. Sub bab materi geografi yang akan dipelajari adalah kegiatan pertanian dan kegiatan pertambangan yang berkelanjutan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Penelitian dilakukan pada bulan februari 2017. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus dan setiap siklusnya terdiri dari dua kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari kegiatan perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IIS 4 yang berjumlah 28 peserta didik semester genap  SMA Negeri 7 Malang tahun ajaran 2016/2017. Pengumpulan data minat belajar diambil dari hasil angket minat belajar peserta didik dengan cara membandingkan skor rata-rata siklus I dan II menggunakan tabel maupun diagram.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) dapat meningkatkan minat belajar peserta didik dalam mata pelajaran geografi. Hasil analisis data minat belajar peserta didik menunjukkan bahwa skor rata-rata minat belajar mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 64,04% meningkat pada siklus II sebesar 72,79%. Peningkatan yang terjadi pada siklus I ke siklus II adalah sebesar 8,75%.