SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Dalam Mata Pelajaran Geografi Pokok Bahasan Dinamika Dan Masalah Kependudukan Pada Siswa Kelas XI IPS 4 Di SMA Laboratorium Universitas Negeri Malan

Jaizah Lamis

Abstrak


Berdasarkan observasi yang dilakukan pada tanggal 10 Oktober 2016 di kelas X IPS 2 SMA Negeri 2 Malang terdapat permasalahan pembelajaran geografi yaitu minat belajar dan hasil belajar peserta didik rendah. Hal tersebut ditandai dengan kurangnya perhatian, semangat, serta partisipasi dalam kelas. Minat yang rendah dapat mempengaruhi hasil belajarnya. Dibuktikan dengan hasil ulangan yang didapatkan bahwa hanya 3 peserta didik dari 33 jumlah keseluruhan atau 91% yang belum dapat mencapai ketuntasan minimal.Penggunaan model  pembelajaran STAD berbantuan video dikarenakan dapat meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik. Model STAD dapat membantu dalam meningkatkan minat, karena tahapan dalam pembelajarannya terdapat kuis dan penghargaan. Tahapan tersebut berusaha membuat peserta didik untuk mendapatkan nilai terbaik. Dari minat belajar inilah dapat mempengaruhi hasil belajar juga meningkat.

Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas(PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan minat dan hasil belajar geografi peserta didik dengan penerapan model pembelajaran STAD berbantuan video. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Malang, dengan subjek kelas X IPS 2 yang berjumlah 33 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar angket untuk minat, observasi, catatan lapangan, dan data hasil belajar dengan tes. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif yang disajikan dalam bentuk tabel, grafik dan diagram. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat dan hasil belajar dengan menerapkan model STAD berbantuan video di kelas X IPS 2 SMA Negeri 2 Malang.

Hasil penelitian yang diperoleh untuk minat dan hasil belajar mengalami peningkatan. Untuk minat belajar pada saat pra STAD sebesar 70,27%. Nilai yang diperoleh pada saat siklus 1 sebesar 75,36%. Nilai yang diperoleh pada saat siklus 2 sebesar 79,63%. Peningkatan minat belajar yang terjadi pada pra tindakan ke siklus 1 meningkat yaitu 5.09 atau 7,24%. Hasil minat belajar siklus 1 dengan siklus 2 juga meningkat yaitu sebesar 4,27 atau 5,66%. Hasil belajar peserta didik  kelas X IPS 2 SMA Negeri 2 mengalami peningkatan dari nilai rata-rata yang diperoleh mengalami peningkatan mulai pra tindakan ke siklus 1 sebesar 20,37%. Siklus 1 ke siklus 2 meningkat sebesar 21,15%. Untuk nilai rata-rata nilai yang paling tinggi berada pada siklus 2 dengan nilai rata-rata sebesar 85,9. Nilai rata-rata yang paling rendah berada pada pra tindakan yaitu sebelum dilaksanakan penerapan model yaitu sebesar 58,9.