SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pemetaan Tingkat Kerawanan Longsor dengan Metode SINMAP di Lereng Arjuno Kecamatan Bumiaji

Shima Tandya Lestari

Abstrak


Kecamatan Bumiaji terletak pada DAS Brantas Hulu di wilayah Malang Propinsi Jawa Timur. Daerah ini merupakan daerah yang rawan terhadap kejadian longsor. Berdasarkan data kejadian longsor dari tahun 2002 hingga 2015 telah terjadi sebanyak 43 kali kejadian. Untuk meminimalisir segala dampak yang ditimbulkan maka diperlukan penelitian dengan tujuan: (1) mengkaji karakteristik lahan di lereng Arjuno Kecamatan Bumiaji, dan (2) membuat peta persebaran rawan longsor di wilayah lereng Arjuno Kecamatan Bumiaji.

 

Metode yang digunakan adalah survei dengan pendekatan kewilayahan. Metode survei  dimaksudkan untuk mengetahui titik-titik longsor yang pernah terjadi (landslide inventory), pengambilan sampel tanah utuh dan tanah biasa (undisturbed soil and disturbed soil). Analisis yang digunakan meliputi analisis SIG yang diintegrasikan dengan model SINMAP untuk menghasilkan peta kerawanan longsor Lereng Arjuno Kecamatan Bumiaji Kota Batu .

 

Hasil permodelan Stability Index Mapping (SINMAP) menunjukkan bahwa (1) Sebagian besar titik-titik longsor pada lereng Arjuno Kecamatan Bumiaji berada pada zona batas indeks SI >1,5  merupakan sangat stabil.  Output tabel indeks stabilitas mengindikasikan bahwa 77,31 % wilayah studi  berada pada zona stabil yang terdiri atas 55,75 % pada kondisi  sangat stabil, 21,56 % pada kondisi stabil. Sedangkan  4,91 berada pada zona sangat tidak stabil yang berpotensi tinggi mengalami kelongsoran. Zona kurang stabil sekitar 10,95% dan 6,82% untuk zona tidak stabil. (2) Sebaran wilayah potensi longsor pada lereng Arjuno cenderung semakin meningkat kearah segmen kerucut gunungapi. (3) Wilayah rawan longsor berdasarkan permodelan SINMAP menunjukkan sebanyak 508.184 Ha atau 6,46 % dari luas Lereng Arjuno Kecamatan Bumiaji.