SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif terhadap Pemahaman Peserta Didik tentang Materi Konsep Esensial Geografi Kelas X-IS SMA Negeri 1 Garum Kabupaten Blitar

arif setiyo cahyanto

Abstrak

Berita update - harianwartawan surat kabar nasional - beritareportaseharian berita terkini - harianberitaterkini informasi terbaru - informasiberitaharian berita hari ini - wartawanhariini berita kriminal - kriminalharian

ABSTRAK

Cahyanto, Arif Setiyo. 2016. Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif terhadap Pemahaman Peserta Didik tentang Materi Konsep Esensial Geografi Kelas X-IS SMA Negeri 1 Garum Kabupaten Blitar. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Sumarmi, M.Pd, (II) Drs. Sudarno Herlambang, M.Si

Kata Kunci: media pembelajaran interaktif, pemahaman materi

Salah satu keterampilan geografi (geographycal skill) yang penting dan perlu dikembangkan dalam pembelajaran geografi adalah pemahaman materi. Pada prakteknya di sekolah, kemampuan pemahaman materi masih kurang mendapatkan perhatian, sehingga kemampuan pemahaman materi peserta didik kurang bisa berkembang dengan baik.

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh media pembelajaran interaktif terhadap pemahaman peserta didik tentang materi konsep esensial geografi kelas X-IS SMA Negeri 1 Garum Kabupaten Blitar.

Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang dikembangkan dengan pre test-post test control group design. Subjek penelitian yaitu kelas X-IS-4 sebagai kelas eksperimen dan kelas X-IS-2 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes objektif untuk pretes dan postes. Teknik analisis data menggunakan uji-t (independent sample t-test) dengan bantuan SPSS 21 for Windows.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh media pembelajaran interaktif terhadap pemahaman peserta didik tentang materi konsep esensial geografi. Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai sig. 2 tailed sebesar 0.000 karena nilai probabilitas hasil uji t sebesar 0.000 < 0.05 dan nilai rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi yakni 19.53 dibanding kelas control yakni 13.06 maka H0 ditolak.