SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

IDENTIFIKASI POTENSI HUTAN RAJEKWESI DI KECAMATAN KALIPARE SEBAGAI OBJEK STUDI LAPANGAN MATAPELAJARAN GEOGRAFI

Setyaji Kunto Pamungkas

Abstrak


ABSTRAK

Pamungkas, Setyaji Kunto.2016. Identifikasi Potensi Hutan Rajekwesi di Kecamatan Kalipare Sebagai Objek Studi Lapangan Mata Pelajaran Geografi. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Hadi Soekamto, S.H, M.Pd, M.Si (II) Drs. Sudarno Herlambang, M.Si

 

Kata Kunci: identifikasi, sumber belajar, objek studi lapangan

 

Identifikasi potensi Hutan Rajekwesi sebagai objek studi lapangan dilatar belakangi oleh tuntutan Kurikulum 2013 tentang scientific approach dan contextual learning serta materi geografi yang kompleks dan luas. Hal tersebut membuat peserta didik maupun guru mengalami kesulitan dalam mengaplikasikan Kurikulum 2013. Sumber belajar berbasis cetak yang digunakan oleh peserta didik dan guru saat ini masih belum memenuhi kebutuhan sumber belajar yang kontekstual. Buku sebagai sumber belajar hanya memberikan materi secara umum, sehingga peserta didik kurang mengenali lingkungan sekitarnya sebagai sumber belajar. Identifikasi potensi Hutan Rajekwesi dalam bentuk katalog akan mempermudah peserta didik dan guru dalam kegiatan pembelajaran yang kontekstual.

Penelitian dan pengembangan indentifikasi potensi dalam bentuk katalog ini bertujuan untuk menghasilkan produk yang baik untuk sumber belajar. Sumber belajar katalog ini difokuskan pada seluruh potensi yang dapat digunakan sebagai objek studi lapangan di Hutan Rajekwesi. Sumber belajar katalog ini diproduksi dalam bentuk cetak berukuran A5 landscap.

Prosedur pengembangan yang digunakan mengadaptasi dan memodifikasi model Borg and Gall (1989). Prosedur pengembangan terdiri dari 7 langkah, yaitu: 1) penelitian dan pengumpulan data; 2) perencanaan; 3) pengembangan draft produk; 4) validasi ahli; 5) revisi; 6) uji coba lapangan; 7) diseminasi. Hasil dari uji coba lapangan dianalisis secara deskriptif melalui tahap skoring, rekapitulasi dan persentase.

Berdasarkan prosedur pengembangan yang sudah dilakukan maka dihasilkan produk akhir yang baik setelah direvisi sesuai masukan dari validator ahli tampilan dan materi. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian dan pengembangan ini adalah mencakup kualitas dan acuan perbaikan produk. Berdasarkan hasil persentase data respon dominan peserta didik jenjang SMA dan SMP memperoleh respon masing-masing 93,25% dan 90,45% dari 12 peserta didik (subjek coba) untuk masing-masing satuan jenjang pendidikan. Sedangkan revisi produk dilakukan pada poin-poin penting sesuai masukan validator. Produk ini masih memiliki kelemahan-kelemahan yang perlu diperbaiki. Adapun saran penggunaan katalog ini meliputi pemanfaatan, diseminasi pengembangan lebih lanjut.