SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Debate untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Pada Mata Pelajaran Geografi Peserta Didik Kelas XI IPS 3 SMA Negeri 6 Malang

Uta Selvina Putri

Abstrak

Berita update - harianwartawan surat kabar nasional - beritareportaseharian berita terkini - harianberitaterkini informasi terbaru - informasiberitaharian berita hari ini - wartawanhariini berita kriminal - kriminalharian

ABSTRAK

Putri, Uta Selvina. 2016. Penerapan Model Pembelajaran Debate untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Pada Mata Pelajaran Geografi Siswa Kelas XI IPS 3 SMA Negeri 6 Malang. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Hadi Soekamto, S.H, M.Pd, M.Si, (II) Bagus Setiabudi Wiwoho, S.Si, M.Si.

Kata Kunci: peningkatan kemampuan, berpikir kritis, model pembelajaran Debate

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan pada KPL 2015 dan melakukan observasi kembali pada bulan Juli 2016 diperoleh gambaran kondisi peserta didik di kelas XI IPS 3 SMAN 6 Malang. Kemampuan berpikir kritis peserta didik masih tergolong rendah baik secara lisan maupun tertulis. Hanya 4-5 orang dari 32 peserta didik yang mampu memberi argumen yang logis dan sisanya hanya menjawab sebisanya saja. Untuk tes tertulis (UAS semester genap) masih ditemukan hampir 90% peserta didik yang belum tuntas KKM. Kelas ini memiliki nilai rata-rata paling rendah daripada kelas yang lain. Faktor penyebabnya adalah dari strategi pembelajaran yang digunakan guru, guru hanya menggunakan metode ceramah tanpa menggunakan model pembelajaran apapun. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka perlu dilakukan penelitian penerapan pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Salah satunya dengan penerapan model pembelajaran Debate untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas XI IPS 3 di SMA Negeri 6 Malang.

Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakah model pembelajaran Debate dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Subyek penelitian adalah 32 peserta didik kelas XI IPS 3 SMA Negeri 6 Malang dengan materi di semester ganjil yaitu Permasalahan Flora Fauna di Indonesia dan Upaya Pelestariannya. Instrumen penelitian menggunakan soal tes dan teknik pengumpulan data menggunakan hasil tes berpikir kritis. Analisis data dalam penelitian ini dengan cara membandingkan nilai rata-rata siklus I dan siklus II.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan nilai kemampuan berpikir kritis pada siklus I dan siklus II. Hasil tes diperoleh peningkatan di setiap indikator kemampuan berpikir kritis. Indikator yang mengalami peningkatan tertinggi adalah “mampu membuat kesimpulan dari masalah yang ada” pada siklus I sebesar 82,5 menjadi 90,62. Rata-rata nilai hasil tes kemampuan berpikir kritis pada siklus I yaitu 75,25 menjadi 84,87 pada siklus II. Presentase peningkatan pada penelitian ini sebanyak 12,78%.

 

Disimpulkan bahwa model pembelajaran Debate dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Saran yang diajukan bagi sekolah menganjurkan pada guru menerapkan model pembelajaran Debate, bagi guru khususnya dalam bidang studi geografi diharapkan mampu menerapkan model pembelajaran Debate serta menuntut peserta didik untuk berpikir, serta bagi peneliti selanjutnya adalah dengan menambah atau mengganti variabel dalam penelitian.