SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Wanita Pekerja terhadap Fertilitas di Kelurahan Merjosari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang

DODIK RELIAWAN

Abstrak


ABSTRAK

Reliawan,Dodik 2016 Pengaruh Wanita Pekerja terhadap Fertilitas di Kelurahan Merjosari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:   (I) Prof. Dr. Budijanto, M.Sos, (II) Drs. M. Yusuf Idris.

Kata Kunci :Fertilitas, WanitaPekerja, KelurahanMerjosari

Fertilitas adalah jumlah anak lahir hidup.Wanita pekerja adalah seorang ibu yang bekerja dalam jenis pekerjaan informal maupun formal. Peran wanita dalam dunia kerja semakin besar hal ini berkaitan dengan banyaknya kesempatan kerja untuk para wanita. Jumlah wanita pekerja di Kelurahan Merjosari tahun 2015 sebanyak 3704 orang atau 79.12% dari total angkatan kerja wanita usia 18-56 sebesar 4681 orang. Berdasarkan data tersebut penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui pengaruh wanita pekerja terhadap fertilitas dengan factor jam kerja, pendidikan, pendapatan, dan usia kawin pertama di Kelurahan Merjosari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Jenis penelitian ini bersifat korelasional untuk mengetahui pengaruh dari variable bebas terhadap variable terikat. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara dan observasi lapangan. Instrumen penelitian dibuat berdasarkan kebutuhan data yang ingin diperoleh yaitu data fertilitas wanita pekerja. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 96 responden wanita pekerja dengan menggunakan metode purposive sampling.Analisis data menggunakan tabulasi tunggal, tabulasi silang dan regresi linier berganda.

Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa secara bersama-sama variable bebas berpengaruh terhadap fertilitas wanita pekerja. Pengujian statistic secara parsial diperoleh hasil factor pendidikan dan usia kawin pertama wanita pekerja berpengaruh terhadap fertilitas. Pendidikan merupakan faktor yang paling dominan dalam menyumbangkan pengaruhnya terhadap fertilitas dan faktor paling kecil adalah jam kerja. Lama penggunaan alat kontrasepsi adalah variable antara yang digunakan untuk memperoleh data aksestor KB dengan kategori aksestor yang lebih banyak dari pada tidak memakai KB. Saran yang diberikan berdasarkan permasalahan tentang fertilitas wanita pekerja di Kelurahan Merjosari yaitu 1) pemerintah kelurahan selaku lembaga tertinggi mampu meningkatkan pendidikan wanita pekerja sebagai wujud kualitas sumberdaya manusia yang handal, 2) peningkatan sarana dan prasarana kesehatan untuk meningkatkan jumlah kelahiran hidup yang dan anak terlahir sehat, 3) peningkatan jumlah aksestor KB demi mengendalikan jumlah penduduk yang ada di Kelurahan Merjosari Kecamtan Lowokwaru Kota Malang.

ABSTARCT

Reliawan, Dodik. 2016. Effect of Women Workers on Fertility in MerjosariVillage SubLowokwaru District Malang. Essay, Department of Geography, Faculty of Social Sciences, State University of Malang. Preceptor: (I) Prof. Dr. Budijanto, M.Sos, (II) Drs. M. Yusuf Idris.

Keyword :Fertillity, Women Workers,  Merjosari Village.

Fertility is the number of children born alive. Working woman is a mother who works in a kind of informal and formal employment. The role of women in the workforce the greater it is related to the number of job opportunities for women. The number of women workers in the Village Merjosari 2015 as many as 3704 people or 79.12% of the total labor force of women aged 18-56 amounted to 4681 people. Based on these data the study was conducted in order to know the effect on fertility of working women by a factor of hours of work, education, income, place of residence and age at first marriage in the Village MerjosariLowokwaru District Malang.

This research is quantitative. This research is correlational to determine the effect of independent variables on the dependent variable. The data collection was done by using data collecting interviews and field observations. The research instrument was made based on the data needs to be obtained in that the data the fertility of women workers. The number of samples in this study were 96 respondents working woman using purposive sampling method. Analysis of data using a single tabulation, cross tabulations and multiple linear regression.

 Based on the analysis that has been done shows that jointly independent variables affect the fertility of women workers. Statistical testing partial result of factors education and age at first marriage affect the fertility of women workers. Education is the most dominant factor in contributing influence on fertility and the smallest factor is hours of work. Long use of contraceptives are among the variables that are used to obtain data by category aksestor KB aksestor more than not using contraception. The advice given by the issue of the fertility of women workers in Sub Merjosari namely 1) the village government as the highest institution is able to improve the education of working women as a form of reliable human resource quality, 2) the improvement of health infrastructure to increase the number of live births and the child is born healthy, 3) an increase in the number of aksestor KB, to control the number of people who exist in the Village MerjosariKecamtanLowokwaru Malang.