SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Pedagang Kaki Lima di kawasan Wana Wisata Padusan Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto

Nila Wardani

Abstrak


Minimnya kesempatan kerja di sektor formal mengakibatkan banyak angkatan kerja yang beralih pada pekerjaan di sektor informal. Terutama pada objek wisata yang banyak menyerap tenaga kerja khususnya sebagai pedagang kaki lima yang cukup membantu perputaran ekonomi warga. Pacet merupakan salah satu kecamatan yang berada di kabupaten Mojokerto yang terkenal dengan wana wisata Padusan yang memiliki banyak pengaruh terhadap masyarakat sekitar. Daya tarik wana wisata Padusan membuat warga sekitar tertarik menjadi pedagang kaki lima.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan yang diperoleh pedagang kaki lima di kawasan wana wisata Padusan serta faktor-faktor yang diduga dapat mempengaruhi pendapatan yang diperoleh. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan survey. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling yaitu dari populasi sebesar 187 pedagang kaki lima diambil sampel sebesar 65. Untuk kategori pedagang buah dan sayur sebesar 6 sampel, pedagang makanan dan minuman 43 sampel dan pedagang oleh-oleh 16 sampel. Teknik pengambilan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis tabulasi tunggal, tabulasi silang dan regresi linier berganda.

Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan menunjukkan: 1) pendapatan pedagang kaki lima wana wisata Padusan rata-rata per hari adalah Rp.1.450.000,-. Berdasarkan uji statistik diketahui bahwa variabel yang memiliki hubungan dengan tingkat pendapatan pedagang adalah jam kerja dan modal; 3) Faktor dominan yang mempengaruhi pendapatan pedagang kaki lima adalah modal.