SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) terhadap Pemahaman Konsep Geografi Peserta Didik SMAN 2 Malang

Aida Rokhmania

Abstrak

Berita update - harianwartawan surat kabar nasional - beritareportaseharian berita terkini - harianberitaterkini informasi terbaru - informasiberitaharian berita hari ini - wartawanhariini berita kriminal - kriminalharian

Pemilihan model pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan pemahaman konsep Geografi peserta didik sangat penting. Model pembelajaran Team Assisted Individualization merupakan model pembelajaran alternatif yang dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman konsep Geografi. Model ini mengadaptasi pengajaran dari perbedaan individual di dalam kelompok belajar berkaitan dengan kemampuan peserta didik maupun pencapaian prestasi peserta didik. Model ini cocok untuk kurikulum 2013 yang mengharuskan pembelajaran bersifat student center. Model pembelajaran ini terdiri atas 8 (delapan) tahapan meliputi : (1) teams, (2) placement test, (3) student creative, (4) team study, (5) team score and team recognition, (6) teaching group, (7)  fact test, (8) whole-class unit. Mengukur pemahaman konsep Geografi peserta didik menggunakan empat cara yakni: (1) mengidentifikasi konsep, (2) mengidentifikasi karakteristik karakteristik konsep, (3) menghubungkan konsep dengan konse konsep lain, (4) mengidentifikasi atau memberikan contoh dari konsep yang belum pernah dijumpai sebelumnya.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) terhadap pemahaman konsep Geografi peserta didik SMAN 2 Malang. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan Post test Only Control Group Design. Penentuan kelas eksperimen dan kontrol digunakan teknik random Sampling karena semua sampel memiliki kesempatan untuk dijadikan sampel penelitian. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X IPS-3 sebagai kelas kontrol dan kelas X IPS-4 sebagai kelas eksperimen, dan masing – masing sampel berjumlah 33 peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes yang hanya terdiri atas post-test saja. Hasil post-test tersebut akan dianalisis dengan melakukan uji prasyarat dan uji hipotesis untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep peserta didik antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Uji prasyarat yang dimaksud terdiri dari uji normalitas dan uji homogenitas.

Berdasarkan uji normalitas bahwa kedua sampel berdistribusi normal dan dari uji homogenitas mempunyai varians yang sama, sehingga untuk menguji hipotesis menggunakan uji-t (t-test) dengan bantuan program SPSS 16.0 for Windows dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil perhitungan diperoleh nilai (sig. 2-tailed) 0,000 < 0,05, dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti ada pengaruh pemahaman konsep Geografi peserta didik kelas kontrol dan kelas eksperimen. Rata – rata nilai post-test kelas eksperimen yang lebih tinggi daripada kelas kontrol yaitu 85,64 > 72,58 maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) terhadap pemahaman konsep Geografi peserta didik SMAN 2 Malang.