SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Identifikasi Potensi Sebagai Pengembangan Desa Wisata Krisik Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar

Faizal Fajar Rosyad

Abstrak


ABSTRACT

 

Identifikasi Potensi Sebagai Pengembangan Desa Wisata Krisik Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar

Desa Krisik terletak koordinat 152o 30′ - 152o39′ Bujur Timur dan 7o66′- 8o98′  Lintang Selatan. Desa Krisik adalah salah satu desa yang direncanakan sebagai Desa Wisata mulai tahun 2015 oleh Asosiasi Desa Wisata (Asidewi) Kabupaten Blitar yang berkaitan dengan Dinas Pemuda Olah Raga Budaya dan pariwisata (PORBUDPAR) Kabupaten Blitar. Sehingga hal ini masih perlu dilakukan identifikasi potensi Desa  sebagai langkah awal melihat potensi desa akan dikembangakan ke arah yang sesuai potensi yang ada.

Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan potensi fisik, sosial, dan dayadukung yang selanjutnya mendeskripsikan pengembangan di Desa Krisik Kecamatan Gandusari  Kabupaten Blitar sebagai Desa Wisata.

Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, yaitu menghubungkan teori dan parameter yang ditentukan untuk menemukan kondisi parameter dilapangan. Semua data yang diperoleh akan dideskripsikan sebagai pendukung dalam melakukan analisis SWOT. Metode ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan evaluasi kondisi dilapangan apakah sesuai tidaknya sebagai desa wisata, serta arah pengembangan apabila sesuai sebagai desa wisata.

Potensi Desa Krisik ditinjau dari segi potensi fisik, potensi sosial, potensi daya dukung dengan pengharkatan ODTWA menunjukan termasuk dalam kategori cukup baikuntuk pengembangan, sehingga dalam upaya pengembangan masih mendukung.Berdasarkan analisis SWOT hasil menunjukkan bahwa identifikasi faktorinternal dan eksternal Desa Krisik berada pada posisi kuadran I, sehingga strategi yang di gunakan Strategi Strengths-Opportunities (SO). Strategi ini dibuat berdasarkan  dengan memanfaatkan seluruh kekuatan dan memanfaatkan peluang sebesar-besarnya.

 

Saran pada Strategi Strengths-Opportunities (SO) ini beberapa arahanpengembangan baik penataan dan pengembangan fasilitas desa tetap memperhatikan kondisi lingkungan sehingga pengembangan fasilitas pelayanan tidak merusak lingkungan. Selain itu menguatkan dukungan masyarakat dengan membentuk kelompok sadar wisata agar masyarakat dapat lebih mengerti mengenai pariwisata dan khususnya desa wisata. Selanjutnya dengan penataan zona-zona kawasan wisata sebagai peta kawasan wisata agar lebih mudah mengelompokan beberapa kawasan wisata yang memiliki karakter yang berbeda dan wilayah-wilayah yang rawan bencana.Selanjutnya pemberdayaan atraksi wisata baik yang sudah ada maupun yang akan dikembangakan.