SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) Melalui Lembar Kerja Siswa Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI IPS 2 SMA Negeri 1 Kademangan Blitar.

Wilujeng Retnaningtyas

Abstrak


ABSTRACT

 

Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) Melalui Lembar Kerja Siswa Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI IPS 2 SMA Negeri 1 Kademangan Blitar.

Retnaning, Wilujeng. 2016. Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) Melalui Lembar Kerja Siswa Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI IPS 2 SMA Negeri 1 Kademangan Blitar. Skripsi, Jurusan Geografi, fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Yusuf Suharto, M.Pd , (II) Ardyanto Tanjung, S.Pd., M.Pd.

Kata kunci: Kemampuan berpikir kritis siswa, model pembelajaran berbasis masalah

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 1 Kademangan Blitar, dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah.

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 1 Kademangan Blitar. Objek penelitian ini adalah keseluruhan proses dan hasil pembelajaran Geografi dengan penerapan model pembelajaran berbasis masalah. Instrumen yang dilakukan adalah lembar observasi keterlaksanaan model, lembar observasi keterlibatan siswa, lembar kegiatan siswa, dan tes essay. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah. Langkah-langkah pembelajaran yang dilaksanakan adalah penyampaian materi pelajaran, pembentukan kelompok diskusi untuk menganalisis permasalahan, mengumpulkan informasi, merumuskan pemecahan masalah, menyajikan hasil diskusi, dan perwakilan kelompok siswa menyampaikan hasil diskusi di depan kelas.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri 1 Kademangan Blitar meningkat setelah diterapkan model pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran Geografi dengan materi pokok Pelestarian Lingkungan Hidup. Peningkatan ini terbukti pada peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dari skor rerata pra tindakan sebesar 67,56 menjadi 73,22 pada siklus I dan pada siklus II meningkat menjadi 78,22.

 

Disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Model pembelajaran PBL dapat memberi manfaat pada siswa yaitu siswa dapat lebih selektif dalam memecahkan permasalahan di lingkungannya. Disarankan guru menggunakan model pembelajaran PBM khususnya pada mata pelajaran Geografi dan memilih topik permasalahan yang terjadi di lingkungan sekitar.