SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Cooperative Learning Model Two Stay Two Stray (TSTS) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Geografi Kelas XI IPS 1 SMA Negeri 2 Tanggul Kabupaten Jember

Rizky Baggio Asmoro

Abstrak


ABSTRACT

 

Asmoro, Rizky Baggio. 2016. Penerapan Cooperative Learning Model Two Stay

Two Stray (TSTS) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata

Pelajaran Geografi Kelas XI IPS 1 SMA Negeri 2 Tanggul Kabupaten

Jember. Skripsi, Program Studi Pendidikan Geografi, Jurusan Geografi,

Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang, Pembimbing (I) Drs. M.

Yusuf Idris, (II) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M.Si.

Kata Kunci: Penerapan, Model Two Stay Two Stray (TSTS), hasil belajar.

Pembelajaran geografi yang dilakukan di SMA Negeri 2 Tanggul

Kabupaten Jember memiliki Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 75.

Berdasarkan hasil wawancara dengan guru geografi SMA Negeri 2 Tanggul,

menunjukkan nilai rata-rata ujian tengah semester (UTS) genap dan hasil belajar

siswa kelas XI IPS 1 rendah yaitu 75,06. Hasil belajar tersebut menunjukkan

bahwa siswa yang mendapat nilai 75 sebanyak 6 siswa, siswa yang mendapat

nilai 75 sebanyak 26 siswa, sehingga hasil belajar siswa kelas XI IPS 1 masih

rendah dalam pembelajaran geografi. Salah satu solusi yang digunakan dalam

mengatasi masalah tesebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran Two

Stay Two Stray (TSTS).

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar pada mata

pelajaran geografi siswa pada kompetensi mengevaluasi tindakan yang tepat

dalam pelestarian lingkungan hidup kaitannya dengan pembangunan yang

berkelanjutan kelas XI IPS 1 SMA Negeri 2 Tanggul Kabupaten Jember melalui

penerapan Cooperative Learning model Two Stay Two Stray.

Penelitian ini dirancang dengan menggunakan penelitian tindakan kelas

(PTK) yakni penelitian yang bertujuan untuk memperbaiki suatu keadaan

pembelajaran di kelas dengan melakukan tindakan-tindakan tertentu. Tindakan

yang dilakukan adalah penerapan pembelajaran kooperatif model two stay two

stray untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 2

Tanggul Kabupaten Jember. Penelitian tindakan kelas (PTK) merupakan suatu

bentuk kajian yang bersifat refleksif oleh pelaku tindakan yang dilakukan untuk

meningkatkan kemampuan rasional dari tindakan-tindakan yang dilakukan, serta

untuk memperbaiki kondisi-kondisi di mana praktek-praktek pembelajaran

dilakukan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa mengalami

peningkatan mulai dari siklus I ke siklus II. Rata-rata hasil belajar siswa pada

siklus I sebesar 75,65 pada siklus II meningkat sebesar 5,6% menjadi 79,9.

Peningkatan hasil belajar tersebut terjadi setelah diterapkan Cooperative Learning

model Two Stay Two Stray (TSTS) pada mata pelajaran geografi kelas XI IPS 1

SMA Negeri 2 Tanggul.

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan bagi guru geografi model

pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) dapat diterapkan di kelas untuk

mengatasi hasil belajar yang rendah. Selain itu diharapkan bagi guru untuk

mengelola kelas dengan baik agar menjadi lebih kondusif dan manajemen waktu

 

yang baik agar tidak menyita waktu pada saat pembelajaran.