SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigation Melalui Studi Lapangan (Field Study) Terhadap Kemampuan Memecahkan Masalah Pada Materi Pencemaran Lingkungan Siswa Kelas XI IPS MAN Kota Batu.

Dwitya Kartika Sari

Abstrak


ABSTRAK

Sari, Dwitya Katika. 2016. Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigation Melalui Studi Lapangan (Field Study) Terhadap Kemampuan Memecahkan MasalahPada Materi Pencemaran Lingkungan Siswa Kelas XI IPS MAN Kota Batu. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Budijanto, M.Sos, (II) Drs. Hendri Purwito, M.Si.

Kata Kunci:Group Investigation, melalui studi lapangan, kemampuan memecahkan masalah

Keberhasilan suatu pembelajaran tergantung pada proses pencapaian pembelajaran tersebut. Kreatifitas dalam mengolah kelas, pemilihan model pembelajaran menjadi faktor utama dalam meningkatkan keaktifan dan kreatifitas siswa dalam kelas dan memberikan peluang keberhasilan dalam mencapai tujuan pembelajaran. Kelas XI IPS di MAN Kota Batu mempunyai permasalahan dengan keaktifan siswa yang kurang (pasif) dan kurang bisa menganalisisi masalah maupun dalam memecahkannya. Salah satu model pembelajaran yang dapat menunjang keberhasilah dalam pembelajaran dari permasalahan tersebut adalah model group investigation melalui studi lapangan, dimana siswa tidak hanya pasif di dalam kelas dan melatih dan meningkatkan kemampuan memecahkan masalah pada siswa karena siswa terlibat langsung di lokasi terjadinya permasalahan tersebut karena mata pelajaran geografi adalah ilmu yang mempelajari fenomena alam sekitar.Permasalahan tersebut maka penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran group investigation melalui studi lapangan terhadap kemampuan memecahkan masalah.

Jenis penelitian ini termasuk kedalam eksperimen semu (quasi experiment) dengan menggunakan desain Pretest-posttest Control Group Design, dimana dalam penelitian ini menggunakan duan kelas yaitu kelas XI IPS 1 sebagai kelas eksperimen dan XI IPS 2 sebagai kelas kontrol. Instrument pengukuran kemampuan memecahkan masalah menggunakan soal tes berjumlah 5 soal esai yang dilakukan uji instrument menggunakan uji validitas dengan bantuan ahli yaitu pembimbing penelitian dan reliabilitas. Sedangkan analisis data berupa uji normalitas, homogenitas dan uji hipotesis menggunakan perhitungan uji t atau Independent Sample T-test.

Hasil penelitian analisis data yang diperoleh bahwa diketahui berdasarkan hasil uji hipotesis yang menunjukkan gain score kemampuan memecahkan masalah kelas eksperimen (8,33) lebih tinggi dari pada kelas control dengan nilai rata-rata (6,13).Sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak.  Artinya bahwa ada pengaruh model pembelajaran group investigation melalui studi lapangan (field study) tehadap kemampuan memecahkan masalah siswa kelas XI IPS MAN Kota Batu.Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah ada pengaruh model pembelajaran group investigation melalui studi lapangan (field studi)terhadap kemampuan memecahkan masalah pada materi pencemaran lingkungan siswa kelas XI IPS MAN Kota Batu.