SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Interaktif Mata PelajaranGeografi SMA Kelas X Pokok Bahasan Atmosfer

muhshiyatul mu'jizah

Abstrak


ABSTRACT

 

Mu’jizah, Muhshiyatul. 2016. Pengembangan Media Interaktif Mata Pelajaran Geografi SMA Kelas X Pokok Bahasan Atmosfer. Skripsi, Jurusan geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang.

Pembimbing: (I) Drs. Mustofa, M. Pd. (II) Drs. Djoko Soelistijo, M. Si

Kata Kunci: Media pembelajaran interaktif, atmosfer.

Media merupakan salah satu komponen penting dalam kegiatan pembelajaran, karena media dapat membuat pembelajaran lebih efisien dan efektif. Media berguna sebagai perantara peserta didik dengan sumber belajar. Pemilihan media pembelajaran yang tepat memungkinkan peserta didik dapat aktif berinteraksi dengan sumber belajarnya sehingga mudah untuk memahami materi. Pada kenyataannya, peserta didik masih kesulitan untuk memahami materi. Hal tersebut dikarenakan penggunaan media pembelajaran yang masih belum maksimal..

Metode penelitian dan pengembangan ini menggunakan prosedural Borg & Gall yang mempunyai sepuluh langkah dan dimodifikasi menjadi 6 langkah. Hasil modifikasi tersebut yaitu: (1) penelitian dan pengumpulan informasi awal, (2) perencanaan, (3) pengembangan format produk awal, (4) uji coba awal, (5) revisi produk, dan (6) uji coba lapangan. Uji coba lapangan dilaksanakan di SMA Negeri 2 Jember. Subyek uji coba yaitu X IPA 6. Tahap uji coba lapangan bertujuan untuk menguji produk dan mengetahui tingkat performa media pembelajaran interaktif dalam pemahaman materi.

Dari hasil tes pemahaman peserta didik menunjukkan rata-rata nilai kelas peserta didik adalah 76,4, jika diverifikasi dengan nilai kkm maka nilai rata-rata tersebut telah memenuhi standart. Terdapat 23 orang peserta didik yang sudah mencapai kriteria ketuntasan belajar namun terdapat 8 orang peserta didik yang masih belum mencapai kriteria ketuntasan yang telah ditentukan oleh sekolah. Berdasarkan hasil tes pemahaman tersebut mengidenfikasikan bahwa penggunaan media pembelajaran interaktif efektif untuk digunakan di dalam pembelajaran.

 

Media pembelajaran ini masih memiliki kekurangan dari segi materi, bahasa, dan media. Oleh sebab itu disarankan adanya penelitian lebih lanjut dengan memperbaiki kekurangan pada media pembelajaran interaktif. Produk media pembelajaran ini akan lebih baik dengan memberikan soal obyektif yang dapat berganti di setiap penggunanya, sehingga setiap peserta didik dapat mengetahui tingkat pemahaman materi yang terdapat di dalam media pembelajaran.