SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Pembelajaran Komik Pada Mata Pelajaran Geografi Kelas XI SMA/MA

Riska Dwi Yuliani

Abstrak


ABSTRAK

Yuliani, Riska D. Pengembangan Media Pembelajaran Komik Pada Mata Pelajaran Geografi Kelas XI SMA/MA. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Hadi Soekamto, S.H, M.Pd, M.Si, (II) Drs. Mustofa, M.Pd

Kata Kunci: pengembangan, media pembelajaran, komik geografi

Pengembangan media pembelajaran komik dilatarbelakangi oleh materi geografi yang sangat kompleks dan luas. Hal inimenyebabkan siswa mengalami kesulitan sehingga membutuhkan media pembelajaran yang tepat. Media berbasis cetak seperti buku teks tidak cukup mudah dipahami karena bersifat verbalistis. Sementara materi yang kompleks dan luas perlu disederhanakan dengan bantuan media pembelajaran yang sesuai. Salah satunya melalui media pembelajaran komik. Komik mampu menyederhanakan materi dengan gambar dan percakapan sederhana. Disamping itu, komik menjadi salah satu bahan bacaan yang diminati dan sesuai dengan psikologi siswa SMA karena sifatnya yang menghibur. Meskipun telah dikembangkan oleh beberapa pengembang sebelumnya, terdapat kelemahan-kelemahan yang perlu untuk dilakukan pengembangan yang lebih baik lagi.

Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk yang baik berupa media pembelajaran komik. Media pembelajaran komik ini difokuskan pada materi pengelolaan sumber daya kehutanan dalam prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan sesuai Kurikulum Nasional 2015. Media pembelajaran komik ini diproduksi dalam bentuk cetak berukuran kertas A5.

Prosedur pengembangan yang digunakan mengadaptasi dan memodifikasi model pengembangan Borg and Gall (1989). Prosedur pengembangan hasil modifikasi terdiri dari 6 langkah, antara lain: 1) penelitian dan pengumpulan data; 2) perencanaan; 3) pengembangan draft produk; 4) validasi produk; 5) uji coba lapangan awal; 6) revisi hasil uji coba sehingga dihasilkan produk akhir. Hasil dari uji coba lapangan dianalisis secara deskriptif melalui tahap scoring, rekapitulasi, dan persentase.

Berdasarkan prosedur pengembangan yang telah dilakukan maka dihasilkan produk yang baik setelah direvisi sesuai saran dari validator ahli media dan materi. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian dan pengembangan ini ialah mencakup kualitas produk dan acuan perbaikan. Berdasarkan hasil persentase data respon dominan siswa, aspek efisiensi memperoleh respon 85,5% dan daya tarik produk 88,2%. Keduanya berada pada kualifikasi sangat baik. Demikian juga dengan nilai tes pemahaman siswa dengan persentase ketuntasan 91,7% dan rata-rata nilai 85 dari 12 siswa (subjek coba). Sementara revisi produk dilakukan pada 6 poin penting sesuai saran validator, yaitu 4 poin aspek media dan 2 poin aspek materi.