SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Geografi Kelas X SMA Materi Mitigasi dan Adaptasi Bencana dengan Pendekatan Keruangan

ERA SEPTI FITARSARI

Abstrak


ABSTRACT

 

Fitarsari,S. Era. 2016. Pengembangan Bahan Ajar Geografi Kelas X SMA Materi Mitigasi dan Adaptasi Bencana dengan Pendekatan Keruangan. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Ach. Amirudin, M.Pd. (II) Drs. Mustofa, M.Pd.

Kata Kunci: bahan ajar, mitigasi dan adaptasi bencana, pendekatan keruangan.

Bahan ajar memiliki peran penting dalam pembelajaran. Pembelajaran dapat berjalan dengan baik apabila didukung dengan bahan ajar yang relevan. Bahan ajar utama yang digunakan dalam pembelajaran di sekolah saat ini adalah jenis bahan ajar cetak berupa buku teks. Kondisi bahan ajar jenis buku teks tersebut memiliki kelemahan. Hasil analisis materi dari salah satu bahan ajar cetak berupa buku tes geografi kelas X yang ditulis oleh Suparmin, dkk memiliki kelemahan dari segi materi.

Kajian keruangan dalam bahan ajar tersebut masih minim terutama pendekatan keruangan yang terintegrasi dalam materi. Penggunaan pendekatan keruangan akan lebih sempurna dan menarik bagi siswa apabila disajikan dengan menggunakan gambar dan peta. Hasil analisis tersebut menjadi dasar langkah awal pengembangan bahan ajar. Pengembangan bahan ajar yang baik dan relevan harus sesuai dengan kurikulum dan mengacu pada kompetensi dasar yang akan dicapai yaitu KD 3.7 menganalisis mitigasi dan adaptasi bencana alam dengan kajian geografi.

Metode penelitian dan pengembangan ini menggunakan prosedural Borg & Gall yang mempunyai sepuluh tahapan dan dimodifikasi menjadi tujuh langkah. Hasil modifikasi tersebut yaitu: (1) penelitian dan pengumpulan informasi awal, (2) perencanaan, (3) desain bahan ajar, (4) validasi produk, (5) revisi produk, (6) uji lapangan, dan (7) produk akhir bahan ajar. Uji lapangan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tumpang. Subjek uji coba adalah siswa kelas X IIS 2. Tahap uji lapangan bertujuan untuk memperoleh data tingkat pemahaman siswa terhadap penguasaan materi dalam bahan ajar.

Jenis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif. Data kuantitatif diperoleh dari tes pemahaman siswa. Dari hasil tes pemahaman siswa terhadap isi bahan ajar menunjukkan rata-rata nilai kelas siswa adalah 77,71 %, jika diverifikasi dengan nilai KKM, maka nilai rata-rata kelompok subjek uji coba telah memenuhi standar. Berdasarkan hasil tes tersebut mengindikasikan bahan ajar efektif digunakan dalam pembelajaran.

Bahan ajar ini masih memiliki kekurangan dari segi isi, oleh sebab itu disarankan adanya penelitian lebih lanjut dengan memperbaiki kekurangan pada bahan ajar. Produk bahan ajar ini akan lebih mudah dipahami siswa dengan menggunakan media audiovisual tentang materi mitigasi dan adaptasi bencana. Diseminasi produk dilakukan melalui MGMP geografi, dimuat di jurnal ilmiah, dan melalui website jurusan geografi.

ABSTRACT

 

Fitarsari,S. Era. 2016. Development of Geographic Instructional Materials for X Grades on Disaster Mitigation and Adaptation subject using Spatial Approach. Thesis, Geography Education Program, Faculty of Social Science, State University of Malang. Supervisor: (I) Dr. Ach. Amirudin, M.Pd. (II) Drs. Mustofa, M.Pd.

Keywords: Instructional materials, disaster mitigation and adaptation, spatial approach.

Instructional materials have an important role in learning. Learning process can run well when supportted by relevant teaching material. The main materials is  used in the current school is the type of print materials in the form of a textbook. The condition of teaching material especially textbook, it has a weakness. The results of analysis one of teaching material from the print materials in the form of a test X-grades geography book, written by Suparmin, et all. It has weakness in terms of materials.

 The study of spatial approach in these materials is still minimal especially the spatial approach that is integrated in the material. Using spatial approach will be more perfect and interesting for students when presented by pictures and maps. The results of the analysis of the groundwork early step in the development of teaching materials. The good development of instructional materials and relevant, it must be appropriate with the curriculum and refers to basic competence that will be reached KD 3.7 analyze mitigation and adaptation to natural disasters with the study of geography.

The research and development method are using procedural Borg & Gall’s having ten stages and modified into seven stages. The results of modification are : (1) research and gathering former information, (2) planning, (3) design of instructional materials, (4) validation of product, (5) product revision, (6) field test, (7) final product. The field test is conducted at SMA Negeri 1 Tumpang. The research subjects is students tenth grade IIS 2. The phase of field test aims to obtain data level of understanding of students towards mastery of the material in teaching materials.

 The type of this research is quantitative data. Quantitative data is obtained from the tests understanding of the students. Test results of student's understanding the content teaching materials shows the average value of a class of students is 77.71%, if is verified by the value of the KKM, so the average value of a group of test subjects have fulfilled the standard. Based on these test results indicate the effectiveness of teaching materials used in learning.

 

These instructional  materials are still lacking in terms of content, therefore, is suggested the existence of further research by fixing flaws in teaching materials. The product of these teaching materials would be more easily understood by students using media audiovisual material about disaster mitigation and adaptation. Product dissemination is done through geography MGMP, published in scientific journals, and through the website of the Department of geography.