SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Buku Teks Geografi Materi Kondisi Geografis Indonesia Model Buku Blue Gold

Falik Wardana

Abstrak


ABSTRAK

Wardana, Falik. 2016. Pengembangan Buku Teks Geografi Materi Kondisi

Geografis Indonesia Model Buku Blue Gold. Skripsi, Jurusan Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Edy Purwanto, M.Pd., (II) Ir. Juarti, M.P.

Kata Kunci: pengembangan, buku teks geografi, blue gold

Pengembangan buku teks didasari permasalahan kelemahan dan kesalahan yang masih ditemukan dalam buku teks geografi. Kelemahan dan kesalahan tersebut diketahui setelah dilakukan analisis terhadap buku teks geografi penerbit Erlangga (2013) pada materi kondisi geografis Indonesia. Kelemahan dan kesalahan tersebut, yaitu: (1) isi (konten) buku teks didominasi oleh fakta/data, (2) kesalahan penggunaan tanda baca dan kosa kata, (3) susunan kalimat dan paragraf yang tidak tepat, (4) kesalahan konsep, dan (5) ilustrasi yang tidak berfungsi.

Pengembanganini bertujuan untuk menghasilkan produk buku teks geog-rafi materi kondisi geografis Indonesia untuk SMA/MA kelas XI yang didesain dengan model buku Blue Gold. Pemilihan model buku didasaridengan standar kelayakan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), meliputi: (1) materi, (2) penyajian, (3) kebahasaan, dan (4) ilustrasi.

Pengembangan buku teks ini mengikuti langkah-langkahDick and Carey yang dimodifikasi, kemudian dipilih delapan langkah disesuaikan dengan kebu-tuhan, yaitu: (1) menganalisis kesalahan dan kelemahan buku teks geografi pener-bit Erlangga (2013) pada materi kondisi geografis Indonesia, (2) memilih model buku acuan dalam pengembangan, (3) menyusun draft buku teks geografi, (4) validasi buku teks oleh ahli materi, (5) revisi draft buku teks, (6) uji coba lapangan, (7) revisi, dan (8) diseminasi.

Hasil uji coba lapangan menunjukkan nilai rata-rata siswa terhadap tes pe-ngetahuan dan pemahaman materi kondisi geografis Indonesia mencapai 80,48. Hal ini lebih dari kriteria ketuntasan minimal (KKM) mata pelajaran geografi di MAN 1 Malang yakni 78. Secara klasikal 84% siswa mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Merujuk pada kriteria tingkat pemahaman yang diadaptasi dari Akbar (2013), skor tersebut dapat dikategorikan sangat baik. Oleh karena itu, produk buku teks layak digunakan dalam pembelajaran.