SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Script terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran Geografi Kelas XI IIS SMAN 1 Gondang Kabupaten Mojokerto

Nofita Rakhmawati

Abstrak


ABSTRAK

Rakhmawati, Nofita. 2016. Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Script

Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran

Geografi Kelas XI IIS SMAN 1 Gondang Kabupaten Mojokerto. Skripsi,

Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang.

Pembimbing (I) Drs. Marhadi Slamet Kistiyanto, M.Si., (II) Drs. Djoko

Soelistijo, M.Si.

Kata Kunci: cooperative script, kemampuan berpikir kritis.

Pemilihan model dan media pembelajaran dalam proses belajar mengajar merupakan hal sangat penting untuk membuat siswa menjadi lebih tertarik pada pembelajaran yang akan dilangsungkan. Cooperative script dipilih berdasarkan kelebihan yang salah satunya dapat menumbuhkan ide-ide atau gagasan baru, daya berpikir kritis, serta mengembangkan jiwa keberanian dalam menyampaikan hal-hal baru yang diyakini benar. Cooperative script dimulai dengan proses siswa menganalisis wacana/materi yang dibagikan oleh guru, secara bergantian siswa berperan sebagai pembicara yang menyampaikan hasil analisis serta pendengar yang menyimak dan membantu mengingat jika ada yang kurang tepat, siswa membuat kesimpulan, dan penutup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Cooperative Script terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.

Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Experiment) dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IIS 1 terdapat 34 siswa dan kelas XI IIS 2 terdapat 33 siswa. Instrumen soal di buat dari pengembangan kisi-kisi yang sesuai dengan materi lingkungan hidup dan berjumlah 3 soal. Analisis data yang digunakan adalah Uji-t.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran cooperative script berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Pernyataan tersebut dapat dilihat dari selisih rata-rata gainscore kelas yang menjadi subjek penelitian dan nilai signifikansi yang lebih kecil dari nilai probabilitas.