SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) untuk Meningkatkan Kemampuan Analisis Pada Mata Pelajaran Geografi Siswa Kelas XI IIS 3 Semester Genap SMA Negeri 1 Lawang.

Vira Merystasari

Abstrak


ABSTRAK

Merystasari, Vira. 2016. Penerapan Model Pembelajaran Team Assisted      Individualization (TAI) untuk Meningkatkan Kemampuan Analisis Pada     Mata Pelajaran Geografi Siswa Kelas XI IIS 3 Semester Genap SMA             Negeri 1 Lawang. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial    Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Dwiyono Hari Utomo,             M.Pd, M.Si, (II) Drs. Marhadi Slamet Kistiyanto, M.Si.

Kata kunci:    kemampuan analisis, model pembelajaran Team Assisted      Individualization (TAI)

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan mulai bulan September 2015-Januari 2016 diperoleh gambaran kondisi siswa di kelas XI IIS 3 SMA Negeri 1 Lawang. Kemampuan analisis siswa masih tergolong rendah baik secara lisan maupun tertulis. Hanya 14% siswa yang mampu menjawab soal analisis secara lisan sisanya 86% hanya mendengarkan. Untuk tes tertulis (UAS semester ganjil) masih ditemukan 89% siswa yang belum tuntas KKM. Kelas ini memiliki nilai rata-rata paling rendah daripada kelas yang lain. Faktor penyebabnya adalah pembelajaran masih didominasi guru, guru kurang  berani menggali kemampuan siswa dalam menganalisis dengan pemberian soal dengan ranah analisis (C4) dan model pembelajaran guru yang membosankan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka perlu dilakukan penelitian penerapan pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan analisis siswa. Salah satunya dengan penerapan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) untuk meningkatkan kemampuan analisis siswa kelas XI IIS 3 semester genap di SMA Negeri 1 Lawang.

Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakah model TAI dapat meningkatkan kemampuan analisis siswa. Subyek penelitian adalah 28 siswa kelas XI IIS 3 SMA Negeri 1 Lawang dengan materi di semester genap yaitu Menganalisis Kualitas dan Baku Mutu Lingkungan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan nilai tes kemampuan analisis pada siklus I dan siklus II. Hasil tes diperoleh peningkatan di setiap indikator kemampuan analisis. Indikator yang mengalami peningkatan tertinggi adalah “mengambil kesimpulan dari informasi yang ada” pada siklus I sebesar 77.14 menjadi 90 dengan presentase peningkatan sebesar 16,67%. Rata-rata nilai hasil tes kemampuan analisis pada siklus I yaitu 77 menjadi 85.07 pada siklus II. Presentase peningkatan pada penelitian ini sebanyak 10.48%.

Disimpulkan bahwa model TAI dapat meningkatkan kemampuan analisis siswa. Saran yang diajukan bagi guru adalah untuk menggunakan model pembelajaran TAI sebagai salah satu pembelajaran alternatif. Guru perlu mengatur pengelolaan waktu yang tepat sehingga semua kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model TAI dapat terlaksana dengan baik.