SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Peserta Didik Mata Pelajaran Geografi Di SMAN 1 Lawang

Nur . Chamidah

Abstrak


ABSTRAK

Chamidah, Nur. 2016. Pengaruh Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Geografi di SMA Negeri 1 Lawang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Mustofa, M.Pd, (II) Drs. Marhadi Slamet Kistiyanto, M.Si.

Kata Kunci:  Student Facilitator And Explaining, Kemampuan

Pemahaman Konsep

Salah satu model pembelajaran yang mampu melatih kemampuan pemahaman konsep adalah model pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE). Model pembelajaran ini melatih peserta didik untuk belajar menyampaikan ide dan gagasannya dengan adanya peran fasilitator didalam kelompok kecil. Adanya fasilitator teman sebaya membuat peserta didik lebih mudah dalam memahami materi karena berkurangnya rasa canggung dan meningkatnya motivasi peserta didik tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh model pembelajaran SFAE terhadap kemampuan pemahaman konsep peserta didik pada mata pelajaran geografi kelas X di SMAN 1 Lawang.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain pra tes dan pasca tes control group design. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen yaitu peserta didik kelas X IIS 4 yang diberi perlakuan dengan model pembelajaran SFAE dan kelompok kontrol yaitu peserta didik kelas X IIS 3 yang tidak diberi perlakuan khusus. Pemilihan kelas tersebut berdasarkan kesetaraan nilai ulangan harian peserta didik pada mata pelajaran geografi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes essai. Analisis data yang digunakan adalah uji-t untuk menguji hipotesis.

Hasil dari penelitian ini menjelaskan: (1) hasil uji hipotesis menunjukan nilai signifikan atau probabilitas 0,000 yang H1 diterima karena 0,000