SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan Bermigrasi di Desa Tumpakpelem Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo

Rina Sri Utami

Abstrak


ABSTRAK

 

Utami, Rina Sri. 2016. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan Bermigrasi di Desa TumpakpelemKecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Budijanto, M.Sos, (II) Ardyanto Tanjung, S.Pd., M.Pd.

Kata Kunci: migrasi, pengambilan keputusan, faktor pendorong, faktor penarik

Jumlah penduduk di Desa Tumpakpelem selama tiga tahun terakhir tercatat mengalami penurunan. Kondisi tersebut berdampak pada pertumbuhan penduduk yang menunjukkan angka negatif. Selain itu, kondisi ini diperparah dengan perginya sebagian penduduk Desa Tumpakpelem untuk menjadi migran. Padahal, penduduk yang bermigrasi, secara yuridis tetap tercatat sebagai penduduk Desa Tumpekpelem.Oleh karena itu, hal yang melatarbelakangi sebagian penduduk yang bermigrasi tersebut nampaknya perlu untuk dikaji.Tujuan dari penelitian adalah untuk mengungkap faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan bermigrasi di Desa Tumpakpelem.

Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatori,menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei.Sampel dalam penelitian ini sebanyak 127migran dengan penarikan jumlah sampel menggunakan proportional random sampling, sedangkan penentuan responden menggunakan simple random sampling.Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan analisis tabulasi tunggal, tabulasi silang dan statistik non parametrik Chi2.

Penelitian ini menggunakan 10 variabel bebas yang dikategorikan dalam faktor pendorong dan faktor penarik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) faktor pendorong yang meliputi: umur, jenis kelamin, status perkawinan, beban tanggungan, tingkat pendidikan, status bekerja, luas lahan, dan pendapatan di daerah asal berpengaruh terhadap pengambilan keputusan bermigrasi, 2) faktor penarik yang meliputi: pendapatan di daerah tujuan, dan ikatan sosial di daerah tujuan berpengaruh terhadap pengambilan keputusan bermigrasi.Perhitungan kontingensi menunjukkan bahwa variabel bebas yang paling berpengaruh terhadap pengambilan keputusan bermigrasi adalah beban tanggungan dan pendapatan di daerah asal.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah semua variabel bebas yang ditentukan mempengaruhi pengambilan keputusan bermigrasi di Desa Tumpakpelem.Saran yang dapat diberikan adalah 1) sebaiknya migran yang masih berada pada usia sekolah tetap melanjutkan pendidikan formalnya agar mendapatkan pengetahuan dan ketrampilan yang lebih baik, 2) sebaiknya Pemerintah Desa Tumpakpelem menyelenggarakan suatu pelatihan bagi penduduk usia muda agar memiliki ketrampilan, sehingga mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, serta memperoleh penghasilan pada interval yang lebih tinggi.

Utami, Rina Sri. 2016. Factors Influencing Migration Decision-makingin Tumpakpelem Village,Sawoo Sub District,PonorogoRegency.Thesis, Department of Geography, Faculty of Social Science, Universitas NegeriMalang. Advisors: (I) Prof. Dr. Budijanto, M.Sos, (II) Ardyanto Tanjung, S.Pd., M.Pd.

Keywords: migration, decision making, push factor, pull factor

The number of residents in the village of Tumpakpelem during the last three years recorded declines. These conditions have an impact on population growth that showed a negative number. In addition, these conditions are aggravated with the goings of the village of Tumpakpelem to be migrants. In fact, the inhabitants of which migrated, legally registered as permanent residents of the village Tumpekpelem. Therefore, the thing that most migratory population aspects influenced the seems to need to be examined, so that the goal of the research is to reveal the factors that influence the decision to migrate to the village of Tumpakpelem.

This research is an explanatory research, using a quantitative approach of the survey method. The sample in this study as many as 127 migrants with the withdrawal of the amount of the sample using a proportional random sampling, whereas the determination of a sample of respondents using simple random sampling. Data collection techniques using instruments in the form of a questionnaire, while the analysis of the data using analysis of single cross-tabulations, tabulate and non parametric statistics Chi2.

The study used 10 independent variables are categorized in the push factor and a pull factor. The results showed that 1) the push factor that includes: age, gender, marital status, people’s dependency, education, work status, wide of farmland, and income in the region of origin of the influential decision-making to migrate, 2) pull factors which include: revenue the region of destination, social bonding in the region of destination, influential decision-making to migrate. The contingency calculation indicates that the most influencial independent in decicion-making to migrate is people’s dependency and incomea in theirarea of origin.

The conclusions of this research are all independent variables specified infliencing decision-making of migration in Tumpakpelem village. Advice can be given is 1) migrants who still at school age should continue his formal education to improve their knowledge and get a better skills, 2) Tumpakpelem village of goverment should organize a training for young people, to improve their skills, so young people will get a better job and income at a higher range.