SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray Untuk Meningkatkan Minat Involunter Dalam Pembelajaran Geografi Siswa Kelas XI SMA N 1 Babadan Kabupaten Ponorogo

ERVA NINDIA KURNIASARI

Abstrak


ABSTRAK

Kurniasari, Erva Nindia. 2016.  Penerapan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray Untuk Meningkatkan Minat  Involunter Dalam Pembelajaran Geografi Siswa Kelas XI SMA N 1 Babadan Kabupaten Ponorogo. Skripsi, Jurusan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M.Si, (II) Dr. Budi Handoyo, M.Si

Kata Kunci: Model Pembelajaran Two Stay Two Stray, Minat Involunter

Kesalahan dalam menentukan model pembelajaran akan mempengaruhi minat involunter siswa, yaitu minat yang dipengaruhi oleh suasana yang diciptakan oleh guru. Penelitian ini berawal dari masalah yang ditemukan pada saat wawancara dan observasi. Wawancara dan observasi tersebut dilakukan pada tanggal 9 November 2015 di SMA N 1 Babadan Kabupaten Ponorogo. Hasil wawancara dan observasi yaitu siswa kurang memiliki minat involunter dalam mengikuti pembelajaran. Hal tersebut diakibatkan Guru kurang bervariasi dalam menggunakan metode pembelajaran. Guru telah memancing siswa dengan metode tanya jawab namun hanya beberapa siswa yang aktif. Minat involunter hanya dapat tumbuh ketika siswa merasa nyaman dan sesuai dengan suasana pembelajaran yang diciptakan oleh guru.

Tujuan penelitian ini adalah melihat penerapkan model pembelajaran Two Stay Two Stray untuk meningkatkan minat involunter dalam pembelajaran Geografi kelas XI SMA N 1 Babadan Kabupaten Ponorogo. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Penelitian dilakukan pada bulan Februari 2016. Penelitian ini terdiri dari 3 siklus dan setiap siklusnya terdiri dari satu pertemuan. Setiap siklus terdiri dari kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 2 yang berjumlah 25 siswa semester genap SMA N 1 Babadan Kabupaten Ponorogo tahun ajaran 2015/2016. Pengumpulan data minat involunter diambil dari hasil angket minat belajar dan hasil observasi pada siklus I, II dan III. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan cara membandingkan skor rata-rata siklus I, II dan III menggunakan tabel maupun diagram.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaranTwo Stay Two Stray (TSTS) dapat meningkatkan minat involunter siswa dalam belajar geografi. Hasil analisis data minat siswa menunjukkan bahwa skor rata-rata minat involunter mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 75,55 meningkat sebanyak 2,65% pada siklus II menjadi 77,55. Pada siklus ketiga juga mengalami peningkatan sebanyak 5,67% menjadi 81,95.