SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Modul Pembelajaran Geografi SMA Berbasis Pendekatan Saintifik

DWI KOMALA DEWI

Abstrak


ABSTRAK

Dewi, Dwi Komala. 2016. Pengembangan Modul Pembelajaran Geografi SMA Berbasis Pendekatan Saintifik. Skripsi, Program Studi Pendidikan Geografi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang.Pembimbing: (1) Drs. Hadi Soekamto, S.H, M.Pd, M.Si, (2) Drs. Sudarno Herlambang, M.Si.

Kata Kunci: modul pembelajaran geografi, saintifik.

Kurikulum 2013 menuntut adanya kegiatan pembelajaran yang berkualitas. Pembelajaran berkualitas adalah pembelajaran yang mampu melibatkan siswa secara kognitif dan emosional. Pembelajaran berkualitas dalam kenyataannya masih sulit untuk dicapai. Salah satu indikasinya tampak dari kesulitan guru dalam mencari sumber belajar yang relevan. Kondisi demikian mengakibatkan adanya ketergantungan terhadap buku teks.  Ketergantungan tersebut menjadikan buku teks sebagai satu-satunya sumber belajar.Akibatnya pemahaman guru terhadap keragaman sumber belajar semakin menyempit. Padahal salah satu kriteria sumber belajar yang baik adalah sesuai dengan karakteristik siswa. Karakteristik belajar siswa antara satu dengan lainnya tidaklah sama, salah satunya dalam hal kecepatan belajar. Oleh karena itu, untuk memenuhi tuntutan kurikulum, kebutuhan guru, dan karakteristik belajar siswa, peneliti melakukan pengembangan bahan ajar berupa modul.

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran geografi berbasis pendekatan saintifik. Penelitian ini mengadopsi model Penelitian dan Pengembangan Borg & Gall dan dibatasi sampai dengan langkah kelima. Uji coba dilakukan pada 12 siswa kelas X8 MAN Kota Batu pada semester genap tahun ajaran 2016/2017. Kegiatan validasi dilakukan oleh 3 orang validator, yaitu  ahli materi, bahasa, dan desain. Data kuantitatif dan kualitatif yang diperoleh dari hasil uji coba dan validasi dikumpulkan dan dianalisis.

Hasil uji coba menunjukkan bahwa, 1 siswa (8,3%) memberikan respon baikdan sebanyak 11 siswa (91,7%) memberikan respon sangat baik terhadap kualitas modul. Berdasarkan kriteria tersebut, dapat disimpulkan bahwa modul dapat diterima oleh siswa. Namun demikian, masih terdapat beberapa perbaikan yang didasarkan komentar siswa dan hasil validasi dari ahli. Bahan perbaikan yang direalisasikan berdasarkan tanggapan siswa berjumlah 5 poin. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat dikatakan bahwa modul yang dihasilkan berkualitas baik untuk digunakan dalam pembelajaran.

 

Dewi, Dwi Komala. 2016. Development of Geography Learning Module in High School Based On Scientific Approach. Thesis. Department of Geography Education, Faculty of Social Sciences, State University of Malang. Supervisor: (1) Drs. Hadi Soekamto, S.H, M. Pd, Si, (2) Drs. Sudarno Herlambang, M.Si.

Keywords: geography learning module, scientific approach.

Curriculum2013 is demanding quality learning activities. Quality learning isactivities that which able to engage the students cognitively and emotionally. Quality learning in reality is still difficult to achieve. One of the indications appear on the difficulty of teachers to finding relevant learning resources. Such conditions lead to dependence on textbooks. This dependence makes the textbook as the one and only source of learning, as a consequence the teachers comprehension to the diversity of learning resources narrowing. In fact, one of the criteria that a good learning resources according to student characteristics. Student characteristics from one and another is not the same, every student has different learning progress. Therefore, to meet the demands of the curriculum, teachers' needs and learning characteristics of students, researchers conducted the development of teaching materials in the form of modules.

This study purpose to develop geography learning module based scientific approach. This study adopts a model of Research and Development Borg & Gall and bounded up to the fifth step. Tests performed on a 12-grade students X8 MAN Kota Batu in the second semester of the academic 2016/2017. Validation activities carried out by three validator, that is materials experts, linguists, and design. Quantitative and qualitative data obtained from the test results and validation were collected and analyzed.

The results showed that the students' response to the quality of modules that are in good category that is equal to 8,3% and was excellent in the amount of 91,7%. Based on this criteria, it can be concluded that the module can be accepted by the students. Nevertheless, there are still some improvements based on student comments and validation results of the expert. Repair materials derived from student responses realized by alignment with the results of the validation. Material improvements to be realized based on the responses of students amounted to 5 points. Based on these results, it can be said that the quality modules is good to be used in learning.