SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

HUBUNGAN MINAT BELAJAR GEOGRAFI DAN FASILITAS BELAJAR DI RUMAH DENGAN PRESTASI BELAJAR GEOGRAFI SISWA MAN KUNIR BLITAR

BOBY DWI PRADANA

Abstrak


ABSTRAK

 

Pradana, Boby Dwi. 2014. Hubungan Minat Belajar Geografi dan Fasilitas Belajar di Rumah dengan Prestasi Belajar Geografi Siswa MAN Kunir Blitar. Skripsi, Jurusan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Ach. Amirudin, M.Pd, (II) Drs. Mustofa, M.Pd

 

Kata Kunci: minat, fasilitas, prestasi.

 

Prestasi belajar siswa yang rendah merupakan suatu masalah yang tidak dapat dibiarkan begitu saja, karena masalah tersebut akan berdampak buruk terhadap perkembangan sumber daya manusia sehingga berakibat semakin buruknya citra pendidikan di negara kita. Ada dua macam faktor yang menjadi penghambat dalam belajar, yaitu faktor internal dimana faktor penghambatnya berasal dari dalam diri siswa, dan faktor eksternal dimana faktor penghambatnya berasal dari lingkungan sekitar siswa.

Penelitian ini merupakan jenis penelitian survei. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan minat belajar geografi dan fasilitas belajar di rumah dengan prestasi belajar geografi. Populasi penelitian adalah  siswa kelas XI IPS MAN Kunir Blitar sebanyak 147 siswa. Sampel diambil menggunakan teknik random sederhana (simple random sampling) dan diperoleh sampel sebanyak 107 siswa. Metode pengumpulan data instrumen angket dengan skala likert. Uji validitas dengan rumus korelasi pearson product moment, uji reliabilitas dengan rumus alpha cronbach. Uji prasyarat analisis dengan uji normalitas, uji linieritas, uji homogenitas, uji heteroskedastisitas dan uji multikoliniearitas. Teknik analisis data untuk hubungan menggunakan analisis korelasi sederhana sedangkan hubungan simultan menggunakan analisis korelasi ganda.

Setelah dilakukan analisis data, didapatkan koefisien korelasi untuk minat belajar geografi sebesar 0,513, koefisien determinasi sebesar 26,3%, t hitung sebesar 5,634 sedangkan t tabel sebesar 1,659. Hal ini menunjukkan bahwa minat belajar geografi memiliki hubungan positif dan signifikan dengan prestasi belajar geografi. Minat belajar geografi memiliki kontibusi sebesar 26,3% dengan prestasi belajar geografi, sisanya ditentukan oleh faktor lainnya. Sementara itu, didapatkan koefisien korelasi untuk fasilitas belajar di rumah sebesar 0,286, koefisien determinasi sebesar 8,2%, t hitung sebesar 2,223 sedangkan t tabel sebesar 1,659. Hal ini menunjukkan bahwa fasilitas belajar di rumah memiliki hubungan positif dan signifikan dengan prestasi belajar geografi. Fasilitas belajar di rumah memiliki kontribusi sebesar 8,2% dengan prestasi belajar geografi, sisanya ditentukan oleh faktor lainnya. Semakin tinggi minat belajar geografi maka semakin tinggi prestasi belajar geografi yang dicapai. Semakin baik fasilitas belajar di rumah maka semakin tinggi prestasi belajar geografi yang dicapai.

Saran peneliti yaitu pembelajaran sesekali dilakukan diluar kelas agar siswa lebih mengenal lingkungan geografi secara langsung untuk menumbuhkan minat belajar geografi pada siswa. Orang tua hendaknya menciptakan suasana kondusif di rumah agar anak bisa belajar dengan maksimal serta menyediakan segala fasilitas yang diperlukan anak untuk belajar di rumah. Untuk peneliti berikutnya sebaiknya melakukan penelitian dengan mengangkat faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi prestasi belajar yang belum diungkapkan dalam skripsi ini