SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KESEJAHTERAAN PETANI TEBU DI DESA BENJOR DAN DESA DUWET KECAMATAN TUMPANG KABUPATEN MALANG

Choirul Amin Febrianto

Abstrak


ABSTRAK

 

Febrianto, Choirul Amin. 2011. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kesejahteraan Petani Tebu Di Desa Benjor Dan Desa Duwet Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu osial Universitas Negeri Malang Pembimbing:(I)Dra,Yuswanti Ariani Wirahayu, M.Si(II) Drs, Djoko Soelistijo, M.Si

 

Kata Kunci: Petani Tebu, Kesejahteraan

 

Desa Benjor dan Desa Duwet merupakan desa yang terletak di sebelah timur Kecamatan Tumpang. Luas lahan perkebunan di Desa Benjor mencapai 173 ha, sedangkan pada Desa Duwet mencapai 166 ha. Jumlah penduduk Desa Benjor mencapai 2225 jiwa dan pada Desa Duwet mencapa 3595 jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi kondisi kesejateraan petani tebu yang ditinjau dari aspek jumlah beban tanggungan keluarga, tingkat pendidikan, pendapatan, dan usia petani.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan melakukan wawancara langsung. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani tebu yang ada di Desa Duwet dan Desa Benjor. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif yaitu mendeskripsikan kondisi sosial ekonomi dan kemiskinan yang terjadi di Desa Benjor dan Desa Duwet. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis tabulasi tunggal dan tabulasi silang.

Upaya untuk meningkatkan taraf kesejahteraan melalui keluarga diperlukan dukungan dari pemerintah melalui pemantapan program-program Keluarga Sejahtera antara lain melalui upaya peningkatan tingkat pendapatan, tingkat pendidikan, dan upaya pengendalian pertumbuhan penduduk melalui program KB Sesuai dengan hasil dari perhitungan dan data pada bab lima menunjukkn bahwa usia responden pada ke dua desa tidak memiliki hubungan dengan kesejahteraan. Tingkat pendidikan para petani tebu yang ada pada Benjor dan Desa Duwet tidak Memiliki hubungan yang signifikan dengan pencapaian keluarga Sejahtera. Pendapatan petani tebu di Desa Benjor dan Desa Duwet menunjukkan bahwa hasil dari panen tebu dan juga yang diperoleh oleh anggota keluarga yang bekerja selain menjadi petani tebu menunnjukkan bahwa memiliki hubungan dengan tingkat pencapaian keluarga kesejahteraan.Keluarga responden yang berada di Desa Benjor dan Desa Duwet mayoritas belum dapat memenuhi segala kebutuhan dasar secara minimal seperti kebutuhan akan pangan, sandang, papan, dan kesehatan.

Berdasarkan hasil penelitian dapat dikemukakanbeberapasaran sebagai berikut.Adanya peningkatan pendidikan bagi masyarakat guna meningkatkan sumberdaya manusia.Mengoptimalkan fungsi kelembagaan masyarakat sehingga dapat membantu mengatasi permasalahan yang ada di Desa Benjor dan Desa Duwet.Bagi instansi baik di tingkat desa, kecamatan, maupun kabupaten hendaknya dapat memberikan penyuluhan rutin kepada kepala keluarga mengenai pentingnya pendidikan, serta menyediakan alternatif kesempatan kerja dengan menyediakan lapangan pekerjaan selain disektor pertanian dengan harapan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat di Desa Benjor dan Desa Duwet.