SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Studi Kasus Kematian Maternal Di Kecamatan Sukun Kota Malang

HELENA ALFI SUSANTI

Abstrak


ABSTRAK

 

Susanti, Helena Alfi. 2014. Studi Kasus Kematian Materal di Kecamatan Sukun Kota Malang. Skripsi. Program Studi Pendidikan Geografi Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Budijanto, M.Sos (2) Tanjung, S.Pd, M.Pd.

 

Kata Kunci: Kematian Maternal, Faktor Kematian

 

Hasil survey demografi menambahkan bahwa Kota/Kabupaten Malang tahun 2012 menduduki posisi kedua tertinggi setelah Kota Jember yakni mencapai 164,64 per 100.000 kelahiran. Sejak tahun 2009-2013 tercatat ada 16 kasus kematian maternal di Kecamatan Sukun Kota Malang. Kematian tersebut tedapat di Puskesmas Janti sebanyak 7 kasus, di Puskesmas Mulyorejo sebanyak 5 kasus dan Puskesmas Ciptomulyo sebanyak 4 kasus. Kejadian ini tidak seimbang jika dilihat banyaknya tenaga kesehatan dan tempat pelayanan kesehatan yang terdapat di Kecamatan Sukun Kota Malang.

Fokus penelitian ini membahas faktor-faktor sosial yang mempengaruhi kematian maternal dan bagaimana kronologis kematian maternal di Kecamatan Sukun Kota Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor sosial apa yang dapat meningkatkan kematian maternal di KecamatanSukun Kota Malang

Penelitian ini menggunakan metode diskriptif kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari partisipan dan perilaku yang dapat diamati. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi kasus karena di dalamnya meneliti studi kronologis kematian ibu dan interaksi lingkungan sosial keluarga almarhumah. Responden pada penelitian ini ditujukan pada keluarga almarhumah yang diambil dari 3 kasus kematian maternal.

 

Hasil penelitian mengemukakan faktor sosial yang mempengaruhi kematian maternal berasal dari rendahnya pendidikan, rendahnya pendapatan, status bekerja ibu, dan terbatasnya akses ibu saat melakukan perawatan kesehatan. Apabila factor social tersebut diabaikan maka tingginya kematian maternal di Kota Malang tidak akan bias dibendung atau bahkan bias terus meningkat. Oleh karenaitu, peran Puskesmas Janti dan Puskesmas Mulyorejo dalam upaya penurunan angka kematian maternal melalui pelaksanaan program-program yang sudah ada maupun yang direncanakan sebaiknya terus dilaksanakan, dikontrol dan dievaluasi.