SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Evaluasi Daya Tarik Wisata Untuk Pengembangan Objek Wisata Alam Kabupaten Ngawi

Anis Setio Lestari

Abstrak


ABSTRAK

 

Lestari, Anis Setio. 2014. Evaluasi Daya Tarik  untuk Pengembangan Objek Wisata Alam Di Kabupaten Ngawi. Skripsi, Program Studi Pendidikan Geografi Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. I Komang Astina, M. S., Ph. D (2) Bagus Setiabudi Wiwoho, S.Si, M.Si.

 

Kata Kunci: Daya tarik, Objek Wisata Alam

 

Salah satu kabupaten di Jawa Timur yang memiliki daya tarik wisata alam ialah Kabupaten Ngawi. Berdasarkan Rencana tata Ruang Wilayah  (RTRW) Kabupaten Ngawi, salah satu strategi pengembangan pariwisata yang akan dilakukan ialah mengembangkan objek wisata andalan prioritas. Oleh karena itu, diperlukan analisis mengenai kelayakan masing-masing objek wisata. Penilaian kelayakan objek wisata tersebut dilakukan menggunakan Analisis Daerah Operasi Objek dan Daya Tarik Wisata Alam (ADO-ODTWA) yang dikeluarkan oleh Dirjen Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam tahun 2003.

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan karakteristik daya tarik objek wisata alam di kabupaten Ngawi (2) mengkaji objek wisata alam yang memiliki potensi prioritas untuk dikembangkan di Kabupaten Ngawi.

Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah Agrowisata Teh dan Bumi Perkemahan Jamus, Air Terjun Pengantin, Air Terjun Srambang, Bumi Perkemahan Selondo, Gunung Liliran, Waduk Pondok, dan Waduk Sangiran. Data primer diperoleh menggunakan teknik observasi, pengukuran, kuesioner dan wawancara. Data sekunder menggunakan teknik dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah scoring dengan memberikan skor pada masing-masing variabel. Variabel yang dinilai dalam penelitian ini adalah daya tarik wisata, aksesibilitas, kondisi sekitar kawasan, pengelolaan dan pelayanan, akomodasi, sarana penunjang, dan ketersediaan air bersih.

Hasil penelitian menunjukkan karakteristik daya tarik wisata alam Kabupaten Ngawi berdasarkan tingkat kelayakan ekowisata adalah Agrowisata Teh Jamus memiliki indeks kelayakan 84%, Air Terjun Pengantin 63,03%, Air Terjun Srambang 63,26%, Gunung Liliran 51,59%, Selo Ondo 58,50%, Waduk Pondok 52,02%, Waduk Sangiran 47,32%. Dari tujuh objek wisata alam tersebut yang termasuk layak dikembangkan yaitu Agrowisata Kebun Teh Jamus. Maka urutan prioritas pengembangan objek wisata alam Kabupaten Ngawi berdasarkan hal tersebut adalah  (1) Agrowisata Teh Jamus, (2) Air Terjun Srambang, (3) Air Terjun Pengantin, (4) Selo Ondo, (5) Waduk Pondok, (6) Gunung Liliran, (7) Waduk Sangiran.