SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT FERTILITAS DI DESA SUMBERTANGKIL KECAMATAN TIRTOYUDO KABUPATEN MALANG

Inge Mahartika

Abstrak


ABSTRAK

 

Mahartika, Inge. 2014. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Fertilitas di Desa Sumbertangkil Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Budijanto, M.Sos, (II) Ardyanto Tanjung, S.Pd, M.Pd.

 

Kata kunci: fertilitas, umur kawin pertama, periode reproduksi, pemakaian alat kontrasepsi, mortalitas bayi, pendidikan, pendapatan, persepsi nilai anak

 

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kelahiran kasar (CBR) desa Sumbertangkil dibanding dengan desa-desa lainnya di Kecamatan Tirtoyudo.

Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui hubungan antara umur kawin pertama dengan tingkat fertilitas 2) untuk mengetahui hubungan antara lama periode reproduksi dengan tingkat fertilitas 3) untuk mengetahui hubungan antara lama pemakaian alat kontrasepsi dengan tingkat fertilitas 4) untuk mengetahui hubungan antara mortalitas bayi dengan tingkat fertilitas 5) untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan dengan tingkat fertilitas 6) untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendapatan dengan tingkat fertilitas 7) untuk mengetahui hubungan antara persepsi nilai anak dengan tingkat fertilitas 8) untuk mengetahui pengaruh secara serempak dari  dari seluruh variabel bebas (umur kawin pertama, periode reproduksi, pemakaian alat kontrasepsi, mortalitas bayi, pendidikan, pendapatan, persepsi nilai anak) terhadap fertilitas.

Penelitian ini menggunakan metode survei dengan alat pengumpul data berupa kuisioner yang dilakukan melalui wawancara terstruktur. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Populasi adalah 1.018 wanita pernah kawin usia 15-49 dan sampel yang digunakan berjumlah 100 responden. Analisis data yang digunakan yaitu tabulasi tunggal dan silang, serta regresi berganda untuk menguji hipotesis.

Hasil penelitian ini diperoleh bahwa: 1) tidak ada hubungan antara umur kawin pertama dengan tingkat fertilitas 2) ada hubungan antara lama periode reproduksi dengan tingkat fertilitas 3) ada hubungan antara lama pemakaian alat kontrasepsi dengan tingkat fertilitas 4) ada hubungan antara mortalitas bayi dengan tingkat fertilitas 5) ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan tingkat fertilitas 6) ada hubungan antara tingkat pendapatan dengan tingkat fertilitas 7) ada hubungan antara persepsi nilai anak dengan tingkat fertilitas 8) ada pengaruh secara serantak antara seluruh variabel bebas (umur kawin pertama, periode reproduksi, pemakaian alat kontrasepsi, mortalitas bayi, pendidikan, pendapatan, persepsi nilai anak) terhadap fertilitas sebesar 44,3%.

Dengan demikian, disarankan bagi pemerintah desa Sumbertangkil untuk lebih meningkatkan kesehatan masyarakat serta sosialisasi intensif mengenai program Keluarga Berencana (KB) mulai dari pembatasan pernikahan usia dini dengan tegas dan penyuluhan tentang paradigma keluarga kecil bahagia sejahtera.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ABSTRACT

 

Mahartika, Inge. 2014. Factors which Affect Fertility in Sumbertangkil Village Tirtoyudo Subdistrict Malang Regency. Thesis, Departement of Geography, Faculty of Social Science, State University of Malang. Advisors: (1) Dr. Budijanto, M.Sos, (II) Ardyanto Tanjung, S.Pd, M.Pd.

 

Keywords: fertility, age first married, periods of reproduction, used of contraceptions, infant mortality, education, income, perceptions of the child’s value

 

This research based by the high crude birth rate (CBR) Sumbertangkil village compared to others  in the subdistrict Tirtoyudo.

The purpose of this study are 1) to knowing the corellation between age first married with fertility 2) to knowing the corellation between reproductive period with fertility 3) to knowing the corellation between used of contraceptions with fertility 4) to knowing the corellation between infant mortality with fertility 5) to knowing the corellation between education with fertility 6) to knowing the corellation between income with fertility 7) to knowing the corellation between perceptions of the child’s value with fertility 8) to knowing the simultan affect all of independent variables (age first married, periods of reproduction, used of contraceptions, infant mortality, education, income, perceptions of the child’s value) to fertility. This study using survey method and data collection tool is questionnaires conducted through structured interviews. The sampling technique is used proportional random sampling. The population were 1,018 ever married women aged 15-49 and samples used were 100 respondents. The analyse of data research is used by single and cross-tabulation, as well as multiple regression analysis and correlations analyse to test the hypothesis.

The results of this study showed that there are 1) there no corellation between age first married with fertility 2) there was corellation between reproductive period with fertility 3) there was corellation between used of contraceptions with fertility 4) there was corellation between infant mortality with fertility 5) there was corellation between education with fertility 6) there no corellation between income with fertility 7) there no corellation between perceptions of the child’s value with fertility 8) there was  simultan affect all of independent variables (age first married, periods of reproduction, used of contraceptions, infant mortality, education, income, perceptions of the child’s value) to fertility in value 44,3%.

Thus, it is advisable for the government of  Sumbertangkil  have to doing the intensive socialization of Family Planning (FP) ranging from early marriaged restrictions firmly and counseling of small family happy prosperous paradigm.