SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perubahan Pekerjaan dan Pendapatan Masyarakat di Ekowisata Mangrove Bedul Desa Sumberasri Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi

Yusnia Nurrohmi

Abstrak


ABSTRAK

 

Nurrohmi, Yusnia. 2014. Perubahan Pekerjaan dan Pendapatan Masyarakat di  Ekowisata Mangrove Bedul Desa Sumberasri Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. Sugeng Utaya, M. Si., (2) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M. Si.

 

Kata Kunci: perubahan, ekowisata mangrove bedul, pekerjaan, pendapatan

 

Perubahan kawasan Pantai Bedul sebagai kawasan ekowisata dengan nama Ekowisata Mangrove Bedul dilakukan dalam rangka menjaga kelestarian hutan mangrove dan ekosistem di dalamnya terhadap pembalakan liar yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggungjawab serta untuk memberdayakan masyarakat lokal. Perubahan kawasan Bedul menjadi kawasan ekowisata menjadi peluang bagi masyarakat melakukan perubahan pekerjaan dari sektor nonwisata ke sektor wisata. Perubahan pekerjaan yang dilakukan masyarakat diharapkan memberikan perubahan pendapatan yang semakin meningkat.

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui perubahan jumlah pengunjung Ekowisata Mangrove Bedul di Desa Sumberasri Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi, (2) Mengetahui perubahan pekerjaan masyarakat di Ekowisata Mangrove Bedul Desa Sumberasri Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi, dan (3) Mengetahui perubahan pendapatan masyarakat di Ekowisata Mangrove Bedul Desa Sumberasri Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini adalah jenis penelitian survey.  

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Perubahan jumlah pengunjung mengalami peningkatan sebesar 530% pada tahun 2009 sampai 2010, pada tahun 2011 mengalami penurunan sebesar 15,9%; pada tahun 2012 mengalami penurunan sebesar 11,8%; pada tahun 2013 mengalami penurunan sebesar 10,9%; dan pada tahun 2014 Bulan Januari sampai Oktober mengalami penurunan sebesar 34,3%; (2) Perubahan pekerjaan pokok yang dilakukan masyarakat sebesar 55%, sedangkan yang tidak mengalami perubahan pekerjaan pokok sebesar 45%; perubahan pekerjaan sampingan masyarakat sebesar 52,5%; sedangkan yang tidak mengalami perubahan pekerjaan sampingan sebesar 47,5%; dan (3) Rata-rata pendapatan pokok masyarakat mengalami peningkatan sebesar 43,8% dari Rp 507.250,- menjadi Rp 729.500,- sedangkan rata-rata jumlah pendapatan sampingan masyarakat mengalami peningkatan sebesar 543% dari Rp 42.500,- menjadi Rp 273.250,-.