SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2007

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kesiapan Guru Geografi dalam Merancang Pembelajaran Berdasarkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di SMA Negeri se-Kota Malang

Lastanto .

Abstrak


i
ABSTRAK
Lastanto, 2007. Kesiapan Guru Geografi dalam Merancang Pembelajaran
Berdasarkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di SMA Negeri
se-Kota Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Geografi. FMIPA Universitas
Negeri Malang. Pembimbing : (I) Drs. Timotius Suwarna, M.Pd., (II) Drs.
Budi Handoyo, M.Si.
Kata Kunci : Kesiapan, guru geografi, rancangan pembelajaran, Kurikulum Tingkat
Satuan Pendidikan (KTSP).
Dalam rangka mempersiapkan sekolah yang mandiri, pihak pemerintah/
Diknas telah memberikan otonomi yang luas kepada sekolah untuk mengelola dan
mengembangkan kurikulum. Jika meninjau kurikulum sebelumya, secara garis besar
dimulai dari kurikulum 1975, kurikulum 1984, dan kurikulum 1994 secara substansi
tidak terjadi perubahan yang mendasar. Perubahan mendasar terjadi antara kurikulum
1994 menuju kurikulum 2004 dan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)
yang menuntut kemandirian guru untuk mengembangkan indikator kompetensi
pembelajaran.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesiapan guru geografi dalam
merencanakan pembelajaran berdasarkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan di
SMA Negeri se-Kota Malang. Penentuan responden dalam penelitian ini
menggunakan metode sensus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesiapan
guru-guru geografi terhadap (1) pengetahuan tentang konsep KTSP sebagian besar
tergolong baik, (2) frekuensi keikutsertaan guru dalam mengikuti pelatihan/workshop
masih tergolong kurangyaitu baru 39 persen yang sudah mengikuti pelatihan
sebanyak 3-4 kali, hasil ketercapaian tindak lanjut dari pelatihan juga masih tergolong
kurang yaitu baru 39 persen yang baru pada tahap pembahasan penyusunan perangkat
pembelajaran, (3) kemampuan mengembangkan kompetensi yang meliputi :
kemampuan memetakan kompetensi dan kemampuan mengembangkan indikator
pembelajaran tergolong cukup yaitu 69 persen; sebagian besar sudah merumuskan
sebagian kompetensi indikator pembelajaran,(4) kemampuan menyusun perangkat
pembelajaran sebagian besar sudah menyusun secara keseluruhan.
Bertitik tolak dari temuan penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa
sebagian besar guru-guru geografi di SMA Negeri se-Kota Malang memiliki kesiapan
yang baik dalam perencanaan KTSP. Hal yang perlu mendapat perhatian khusus
adalah (1) pada aspek pelatihan/workshop KTSP, perlu adanya upaya peningkatan
dan kontinuitas dari pihak guru dalam mengikuti berbagai pelatihan menyongsong
pemberlakuan KTSP, (2) kemampuan mengembangkan kompetensi yang merupakan
aspek utama pelaksanaan KTSP yaitu: kemampuan memetakan kompetensi dan
ii
pengembangan indikator pembelajaran belum memadai karena sebagian besar guruguru
geografi di SMA Negeri Malang baru mengembangkan sebagian. Dengan
demikian perlu adanya upaya peningkatan dan pengembangan indikator kompetensi
pembelajaran secara keseluruhan dari pihak guru dalam kegiatan belajar mengajar di
sekolah, sehingga kedepan guru geografi diharapkan sudah siap dalam merencanakan
pembelajaran berdasarkan KTSP.

Teks Penuh: DOC PDF