SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Proyeksi Kebutuhan Guru Geografi dan Gedung Sekolah Menengah Atas (SMA) Kabupaten Bangkalan Tahun 2010-2030

Farid Wajdi Hidayatullah

Abstrak


ABSTRAK

 

Hidayatullah, Farid Wajdi. 2014. Proyeksi Kebutuhan Guru Geografi dan Gedung Sekolah Menengah Atas (SMA) Kabupaten Bangkalan Tahun 2010-2030.Skripsi. Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Budijanto, M.Sos(II) Purwanto, S.Pd, M.Si

 

Kata Kunci : Proyeksi, Guru Geografi, Gedung Sekolah Menengah Atas (SMA).

 

Wajib belajar 12 tahun saat ini telah diterapkan hampir di seluruh Kabupaten di Indonesia, termasuk Bangkalan. Dalam mensukseskan wajib belajar 12 tahun dibutuhkan gedung sekolah dan guru yang memadai pada jenjang tersebut. Namun di Kabupaten Bangkalan masih mengalami kekurangan guru, khususnya guru geografi dan gedung SMA. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan sebuah perencanaan, yang di dalamnya terdapat proses memproyeksikan kebutuhan gedung dan guru bidang studi geografi. 

Penelitian ini bertujuan memproyeksikan jumlah anak usia SMA, guru mata pelajaran geografi yang pensiun, kebutuhan guru mata pelajaran geografi dan gedung SMA di Kabupaten Bangkalan tahun 2010-2030.

Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan menggunakan analis data sekunder. Sampel yang digunakan yaitu seluruh populasi penduduk Kabupaten Bangkalan tahun 2010, guru dan gedung SMA. Penelitian ini menggunakan metode sensus. Analisis data menggunakan teknik demografi dengan tahapan: evaluasi data, perapian, proyeksi penduduk usia SMA dengan asumsi turun 50%, 25% dan tetap. Hasil analisis akan dideskripsikan dan akan diketahui proyeksi guru geografi pensiun, kebutuhan dan kekurangan serta kebutuhan gedung SMA.

Hasil Penelitian menunjukkan: 1) Jumlah anak usia SMA di Kabupaten Bangkalan tahun 2010-2020 mengalami penurunan dan  meningkat tahun 2021-2030 dengan asumsi turun 50%,25% dan asumsi tetap.2) Jumlah guru geografi pensiun di Kabupaten Bangkalan tahun 2010-2030 sebanyak 16 guru; 3) Kebutuhan guru geografi di Kabupaten Bangkalan tahun 2010-2020 menurun dan meningkat mulai tahun 2021-2030 dengan asumsi turun 50%,25% dan asumsi tetap.4) Kebutuhan gedung SMA di Kabupaten Bangkalan tahun 2010-2020 menurun dan meningkat mulai tahun 2021-2030 dengan asumsi turun 50%,25% dan asumsi tetap, juga diketahui bahwa dengan asumsi tetap proyeksi jumlah anak SMA, kebutuhan guru geografi dan gedung SMA lebih dibandingkan asumsi yang lain. Berdasarkan hasil penelitian, diperlukan saran yaitu: Perlu adanya peningkatan kualitas, kuantitas dan pemerataan guru geografi dan gedung SMA di Kabupaten Bangkalan agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan optimal.