SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2007

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Pengembangan Kawasan Permukiman di Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan

Astuti Deny Budi

Abstrak


ABSTRAK

 

Budi, Astuti, Deny. 2007. Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Pengembangan Kawasan Permukiman di Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan. Skripsi, Jurusan Pendidikan Geografi FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (1) Drs. Sudarno Herlambang M.Si (2) Drs. Dwiyono Hari Utomo MPd, M.Si

 

 

Kata Kunci : Evaluasi Kesesuaian Lahan, Permukiman.

 

            Wilayah Plaosan merupakan wilayah dengan kelerengan sekitar 30% dengan demikian kawasan hutan lindung mutlak harus di jaga dari penggunaan lahan baik pertanian, non pertanian bahkan untuk perkembangan permukiman.

            Kawasan permukiman adalah kawasan di luar kawasan hutan lindung yang diperlukan sebagai lingkungan tempat tinggal atau lingkungan hunian mayarakat yang berada di daerah perkotaan atau pada daerah pedesaan. Kecamatan Plaosan mempunyai luas sebesar 9,443.281 Ha atau 94,43 Km2. Secara fisik kondisi Kecamatan Plaosan adalah (1) merupakan dataran tinggi atau tanahnya bergelombang; (2) lahan pertanian dibuat terassering untuk menghindari erosi; (3) mempunyai banyak kerikil dan batuan hasil dari Gunung Lawu; dan (4) banyak didirikan permukiman sehingga lahan pertanian akan semakin sempit.

Wilayah Kabupaten Magetan merupakan wilayah yang memiliki dataran tinggi atau terdapat wilayah pegunungan dengan ketinggian mencapai >1000 meter di atas permukaan laut serta kemiringan lahannya yang miring atau bergelombang sehingga tidak menutup kemungkinan terjadi bencana alam, seperti yang terjadi pada awal tahun 2007 terjadi longsor.

            Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui karakteristik lahan di Kecamatan Plaosan dan mengevaluasi kesesuaian lahan untuk pengembangan kawasan permukiman.

            Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan evaluatif. Deskriptif yaitu suatu pendekatan penelitian yang memberikan penjelasan data yang diperoleh dari pengukuran berdasarkan kriteria-kriteria yang ada dan evaluatif adalah suatu pendekatan penelitian dengan tujuan untuk memberikan penilaian pada suatu objek yang diteliti. Sampel yang diambil dalam penelitian sebanyak 6 sampel yang didasarkan dari hasil tumpang susun (overlay) tiga peta yaitu Peta Jenis Tanah, Peta Kemiringan Lereng dan Peta Penggunaan Lahan. Data diambil berdasarkan hasil uji laboratorium untuk tekstur tanah, pengamatan di lapangan dan pengukuran di lapangan. Penelitian ini menggunakan analisis pembandingan (matching) yaitu membandingkan hasil observasi dan pengukuran di lapangan dengan kelas kesesuaian lahan untuk permukiman.

            Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas kesesuaian lahan Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan adalah S3 (Sesuai Marginal). Pada tiap-tiap satuan  lahan mempunyai kesesuaian lahan yang kecil untuk keperluan permukiman.

 


Teks Penuh: DOC PDF