SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Study Komparatif Fertilitas Masyarakat Kota dan Pesisir di Kabupaten Sumenep

ALFISYATUS SOFIYAH

Abstrak


ABSTRAK

 

Sofiah, Alfisyatus. 2014. Study Komparatif Fertilitas Masyarakat Kota dan Pesisir di Kabupaten Sumenep. Skripsi, Jurusan Geografi; Fakultas Ilmu Sosial, Universitas negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Budijanto, M. Sos, (II) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M. Si

 

Kata Kunci: fertilitas, masyarakat kota, masyarakat pesisir

 

Tingkat fertilitas di pesisir umumnya lebih besar dari pada di kota. Hal tersebut dipengaruhi perbedaan faktor yang mempengaruhi tingkat fertilitas di daerah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat fertilitas masyarakat kota serta pesisir dan mengetahui tingkat fertilitas berdasarkan usia kawin pertama, keikutsertaan KB, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, periode lamanya reproduksi, mortalitas bayi, dan nilai anak dalam keluarga pada masyarakat kota dan pesisir di kabupaten sumenep.

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptrif kuantitatif dengan jenis penelitian explanatory. Pengumpulan data menggunakan teknik survey. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita usia subur dalam masa reproduksi, dengan teknik pengambilan sampel mengunakan purposive, sehingga diperoleh dua desa di daerah kota dan dua desa di daerah pesisir. Masing-masing desa diambil 25 orang sebagai responden sehingga diperoleh 100 responden. Pengambilan data menggunakan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dengan menggunakan tabulasi dan uji T.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada perbedaan fertilitas masyarakat kota dan pesisir di Kabupaten Sumenep berdasarkan hasil tabulasi silang dan uji T yang dilakukan. Masyarakat di pesisir memiliki rata-rata kelahiran lebih besar dibandingkan masyarakat di kota, (2) berdasarkan hasil tabulasi silang dan uji T yang dilakukan diketahui ada perbedaan fertilitas masyarakat kota dan pesisir di Kabupaten Sumenep berdasarkan usia kawin pertama, keikutsertaan KB, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, periode lamanya reproduksi, mortalitas bayi dan nilai anak dalam keluarga.

Berdasarkan hasil penelitian bagi masyarakat di daerah pesisir terutama wanita usia subur perlu adanya penundaan usia kawin muda untuk mengurangi tingkat fertilitas. Hal tersebut dapat dilakukan dengan peningkatan pendidikan, sehingga masa reproduksi lebih singkat dan dapat mengembangkan diri lebih luas.