SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbandingan Profil Petani Cengkeh Desa Pangklungan dan Desa Wonosalam Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang

MUHAMMAD NUR HIDAYAT

Abstrak


ABSTRAK

 

Hidayat, Muhammad Nur. 2014. Perbandingan Profil Petani Cengkeh Desa Pangklungan dan Desa Wonosalam Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang, Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Dr. Singgih Susilo,M.S, M.Si. (II) Satti Wagistina, S.P, M.Si.

 

Kata Kunci: Perbandingan Profil, Aktivitas Budidaya, Petani Cengkeh.

 

Cengkeh merupakan salah satu komoditi tanaman perkebunan yang dibudidayakan untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam industri rokok, makanan dan obat-obatan. Kecamatan Wonosalam merupakan penghasil  cengkeh di Kabupaten Jombang. Desa Wonosalam dan Desa Pangklungan merupakan Desa penghasil cengkeh terbesar di Kecamatan tersebut. Aktivitas budidaya cengkeh dari kedua Desa ternyata berbeda, tanaman cengkeh di Desa Pangklungan lebih bagus jika dibanding tanaman cengkeh di Desa Wonosalam, hal ini ditandai dengan banyaknya tanaman cengkeh yang dalam keadaan baik, sedangkan pada Desa Wonosalam banyak yang mati terkena penyakit.

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbandingan profil petani dan aktivitas budidaya tanaman cengkeh di Desa Wonosalam dan Desa Pangklungan. Penelitian ini merupakan penelitian survei, dengan studi deskriptif yang bersifat expost facto dengan menggunakan analisis kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu 27 petani Desa Pangklungan dan 30 petani Desa Wonosalam. Tehnik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah tabulasi tunggal dan tabulasi silang.

Hasil dari penelitian ini yaitu. Tingkat pendidikan petani dari kedua Desa tergolong rendah yang hanya pada tingkatan SD saja. Rata-rata pengalaman bertani pada Desa Pangklungan lebih unggul dibanding Desa Wonosalam. Produktivitas tanaman yang dihasilkan petani Desa Wonosalam lebih tinggi dibanding Desa Pangklungan dengan produktivitas rata - rata 23,08 kg/pohon. Pendapatan petani Desa Wonosalam lebih tinggi jika dibanding Pendapatan petani Desa Pangklungan dengan rata-rata berpendapatan Rp.299.616.000. Beban tanggungan yang ditanggung petani dari kedua Desa sebagian besar sama yaitu berada pada interval 2-4 orang. Berdasarkan hasil dari tabulasi silang antara biaya perawatan dengan biaya penanggulangan penyakit, biaya yang dikeluarkan petani Desa Wonosalam lebih besar jika dibanding petani Desa Pangklungan dengan rata-rata Rp.5.392.700. Hasil dari tabulasi silang antara jumlah tenaga kerja dan biaya tenaga kerja diketahui bahwa jumlah dan biaya tenaga kerja yang digunakan petani Desa Pangklungan lebih besar jika dibandingkan dengan petani Desa Wonosalam dengan persentase 51,85% berada pada interval ≥ 45 orang dengan biaya tenaga kerja rata-rata Rp.19.156.923,-. Saran dalam penelitian ini yaitu perlu adanya peningkatan produktivitas dan pendidikan petani dari dinas terkait guna meningkatkan pendapatan dan pengalaman dalam berusaha tani cengkeh.