SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

ANALISIS KONDISI SOSIODEMOGRAFI DAN EKONOMI KELUARGA YANG MENIKAH PADA USIA DINI DI KECAMATAN WAJAK KABUPATEN MALANG

Laily Dwi Indrawati

Abstrak


ABSTRAK

 

Indrawati, Laily Dwi. 2014. Analisis Kondisi Sosio demografi Dan Ekonomi Keluarga Yang Menikah Pada Usia Dini Di Kecamatan Wajak Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Yuswanti Ariani Wirahayu, M.Si; (II) Drs. Mustofa, M.Pd

 

Kata Kunci: Pernikahan, Kondisi Sosio demografi, Ekonomi

 

Umur seseorang saat melakukan perkawinan berpengaruh kuat terhadap pola membina rumah tangga. Kecamatan Wajak merupakan salah satu Kecamatan yang memiliki angka pernikahan dini tinggi di Kabupaten Malang. Pernikahan dini umumnya dilakukan pada usia belia yaitu kurang dari 20 tahun. Hal ini tidak sesuai dengan Undang-Undang Pernikahan nomor 1 tahun 1974 bahwa usia pernikahan perempuan seharusnya >16 tahun dan laki-laki > 19 tahun. Sehingga terjadi kesenjangan antara harapan dan kenyataan di lapangan yang menyebabkan munculnya berbagai masalah dalam rumah tangga, seperti tingginya tingkat perceraian, dan meningkatkan angka kematian bayi.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pola persebaran gejala pembentuk ruang yang dalam hal ini adalah keluarga yang menikah pada usia dini. Selain itu, mendeskripsikan karakter sosio demografi dan ekonomi keluarga yang menikah dini di KecamatanWajak, Kabupaten Malang.

Penelitian ini bersifat ex post facto, karena berusaha memperoleh informasi tentang peristiwa yang telah terjadi dan kemudian merunut ke belakang melalui data tersebut untuk menemukan faktor-faktor yang mendahului/menemukan sebab yang mungkin atas peristiwa yang terjadi.Variabel penelitian ini meliputi: Kondisi Sosial, demografi, ekonomi dan polaper sebaran masyarakat yang menikah pada usia dini. Data yang dikumpulkan meliputi: umur masyarakat yang menikah pada usia dini, beban tanggungan keluarga, pendidikan, keikut sertaan masyarakat dalam organisasi, pekerjaan dan pendapatan. Data-data tersebut dikumpulkan dengan cara wawancara menggunakan pedoman wawancara. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis dengan tabulasi frekuensi yang selanjutnya dinarasikan menjadi deskripsi bermakna.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tahun sukses sebagian besar masyarakat yang menikah pada usia dini adalah 7-9 tahun dan mayarakat umumnya mengikuti dua organisasi kemasyarakatan yaitu tahlilan dan diba’, (2) Masyarakat yang menikah pada usia dini umumnya mereka yang masih berumur 16 hingga 18 tahun dengan tanggungan hidup keluarga sebagian besar sebanyak 2 orang, (3) Kondisi ekonomi keluarga yang menikah dini di dominasi oleh keluarga yang berpenghasilan kurang dari Rp1000.000. keluarga yang berpenghasilan tersebut adalah yang memiliki pekerjaan tidak tetap, (4) keluarga yang menikah pada usia dini di Kecamatan Wajak memiliki pola yang berbeda di setiap desa, Desa Wajak memiliki pola mengelompok di sekitar pusat kota, Desa Codo dan Sumber putih memiliki pola memanjang sepanjang jalan,