SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP GEOGRAFI TENTANG PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP SISWA KELAS XI IPS 1 SMAN 1 KESAMBEN KABUPATEN BLITAR

Olivia Indri Astuti

Abstrak


ABSTRAK

 

Astuti, Olivia Indri. 2014. Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Geografi Tentang Pelestarian Lingkungan Hidup Siswa Kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Kesamben Blitar. Skripsi. Jurusan Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (i) Drs. Hadi Soekamto, SH, M.Pd M.Si, (ii) Drs Mustofa M.pd

 

Kata kunci: ModelPembelajaranJigsaw, pemahaman konsep.

 

Pembelajaran Geografi yang dilakukan di SMA Negeri 1 Kesamben memiliki Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 75. Dari hasil observasi dan wawancara diketahui bahwa 54% dari jumlah siswa mendapat nilai dibawah KKM. Nilai terendah dari hasil tes sebesar 30 dan nilai tertinggi sebesar 80. Sementara nilai rata-rata ulangan harian siswa sebesar 55,15.Ketika diberi artikel, siswa kurang mampu dalam menerjemahkan masalah, menafsirkan isi dari berbagai bacaan, serta menindak lanjuti kesimpulan dari hasil kerja. Selain itu, siswa jarang bertanya dan memberikan pendapat ketika proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan pemahaman konsep Geografi Tentang Pelestarian Lingkungan Hidup Siswa Kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Kesamben dengan menerapkan model pembelajaran Jigsaw.

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.Penelitian dilaksanakan dikelas XI IPS 1 dengan jumlah 33 siswa. Instrumen dalam penelitian ini ialah soal tes pemahaman konsep. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu nilai pemahaman konsep siswa yang diperoleh dari pemberian tes pemahaman sebelun dilakukan tindakan dan sesudah dilakukan tindakan. Analisis data pemahaman konsep dilakukan dengan membandingkan nilai rata-rata pemahaman siswa sebelum dilakukan tindakan dan sesudah dilakukan tindakan. Untuk memperoleh besar peningkatan dilakukan dengan mengurangi nilai rata-rata pemahaman siswa setelah dilakukan tindakan dengan nilai rata-rata pemahaman siswa sebelum tindakan. Hasilnya dibandingkan dengan nilai rata-rata pemahaman siswa sebelum tindakan kemudian diperoleh persentasenya.

Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah adanya peningkatan pemahaman konsep siswa. Rata-rata nilai pemahaman konsep yang diperoleh siswa sebelum tindakan sebesar 67,27, sedangkan nilai rata-rata pemahaman siswa setelah dilakukan tindakan sebesar 76,59. Ini berarti terdapat peningkatan nilai sebesar 9,32 (13,85%). Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa telah terjadi peningkatan pemahaman konsep Geografi setelah diterapkan model pembelajaran Jigsaw. Saran bagi peneliti lanjut dapat melakukan penelitian tentang penerapan model pembelajaran Jigsaw untuk meningkatkan pemahaman konsep. Selain itu, peneliti lanjut juga dapat melakukan beberapa hal, yaitu menambah atau mengubah variabel seperti aktivitas.