SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Pembuangan Limbah Pabrik Tahu Terhadap Kualitas Air Sungai Lumbu Kelurahan Pakunden Kota Blitar

Aditya Putra Mahardika

Abstrak


ABSTRAK

 

Mahardika, Aditya Putra. 2014. Pengaruh Pembuangan Limbah Pabrik Tahu Terhadap Kualitas Air Sungai Lumbu Kelurahan Pakunden Kota Blitar. Skripsi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. Sugeng Utaya, M. Si, (II) Bagus Setia Wiwoho S. Si, M. Si

 

Kata Kunci : Kualitas Air Sungai Lumbu

 

Kota Blitar merupakan salah satu kota yang banyak dijumpai industri tahu. Hampir disetiap wilayah di kota Blitar ditemui industri rumahan tersebut. Keberadaan industri tahu selalu didukung baik oleh pemerintah maupun oleh masyarakat karena tahu merupakan makanan yang digemari oleh hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Banyaknya jumlah industri tahu akan berpengaruh terhadap jumlah limbah cair yang dihasilkan. Berkaitan dengan hal tersebut peneliti mengambil ojek penelitian ini di sungai Lumbu di kelurahan Pakunden kota Blitar. Karena sungai ini dekat dengan Pabrik Lumintu yang terkenal dengan produksi tahu ya sehingga limbah cair yang dihasilkan dari industri tersebut juga sangat banyak. Pabrik Lumintu membuang limbah produksi tahu yang berupa limbah cair tersebut ke sungai Lumbu.

Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah pembuangan limbah tahu Pabrik Lumintu dapat menyebabkan sungai Lumbu tercemar sehingga melampaui Standart Baku Mutu air bersih menurut Peraturan Pemerintah No.82 tahun 2001.

Tujuan masalah penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pencemaran air sungai Lumbu yang disebabkan oleh pembungan limbah tahu Pabrik Lumintu.

Desain penelitian ini adalah kualitatif. Dengan cara mengukur kualitas limbah tahu apakah melampaui baku mutu limbah cair untuk industri tahu. Mengkaji kualitas air pada Sungai Lumbu apakah telah melampaui Standart Baku Mutu air bersih menurut Peraturan Pemerintah No.82 tahun 2001. Serta menelaah hubungan jarak pusat pembuangan limbah pabrik tahu dengan kualitas air Sungai Lumbu.

Berdasarkan penelitian menunjukkan bahwa nilai pH dari hasil uji laboratorium adalah sebesar 6, sedangkan menurut baku mutu limbah sebesar 6-9. Hal ini menunjukkan bahwa pH limbah pabrik tahu sesuai dengan baku mutu limbah. Sedangkan berdasarkan hasil uji laboratorium kualitas air sungai Lumbu dapat diketahui bahwa dari titik pada setiap sampel diperoleh hasil yang sangat bervariasi. Dari hasil pembahasan dapat disimpulkan jika proses pengolahan limbah pabrik tahu tidak dapat berjalan dengan maksimal dikarenakan tidak sesuainya daya tampung IPAL dengan banyaknya jumlah limbah yang masuk ke IPAL yang harus diolah sebelum di buang ke sungai.