SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI DEMOGRAFI DAN KONTRIBUSI PENDAPATAN TENAGA KERJA WANITA INDUSTRI KERIPIK PISANG TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA DI KECAMATAN SENDURO, KABUPATEN LUMAJANG

Fatmala Diningrum

Abstrak


ABSTRAK

 

Diningrum, Fatmala. 2014. Karakteristik Sosial Ekonomi Demografi dan Kontribusi Pendapatan Tenaga Kerja Wanita Industri Keripik Pisang terhadap Pendapatan Keluarga di Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Skripsi, Jurusan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Budijanto, M.Sos, (II) Ardyanto Tanjung, S.Pd, M.Pd

 

Kata kunci: karakteristik tenaga kerja, aktivitas, kontribusi pendapatan

 

Industri kecil saat ini telah banyak berkembang di daerah dengan potensi yang menunjang industri itu sendiri. Keberadaan industri keripik pisang dapat membantu membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar industri. Bekerja di industri keripik pisang menjadi salah satu usaha seorang wanita untuk berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan keluarga. Sedangkan kemampuan tenaga kerja wanita dipengaruhi oleh karakteristik yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik sosial ekonomi demografi dan aktivitas tenaga kerja wanita serta kontribusi pendapatan tenaga wanita terhadap pendapatan keluarga.

Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Populasi penelitian ini adalah seluruh tenaga kerja wanita pada industri keripik pisang di Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Sampel responden mengambil keseluruhan populasi yang ada, jumlah populasi kurang dari 100, yaitu sebanyak 96 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, kuesioner serta dokumentasi dan dianalisis menggunakan tabulasi tunggal.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar tenaga kerja wanita industri keripik pisang di Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang: (1) mempunyai karakteristik umur produktif, mempunyai beban tanggungan sebanyak 1 orang, tingkat pendidikan yang rendah dan juga tingkat pendapatan yang rendah, (2) aktivitas tenaga kerja wanita di industri keripik pisang dengan jenis pekerjaan mengupas, jam kerja ≥9 jam dengan waktu istirahat selama 60 menit, lama bekerja 1-6 tahun, sistem pengupahan mingguan, cara memenuhi kebutuhan makanan & minuman saat bekerja adalah membawa makanan & minuman dari rumah, (3) seluruh tenaga kerja wanita menggunakan pendapatannya untuk keperluan keluarga, sumbangan yang diberikan kepada keluarga rata-rata sebesar 29,72%.

Saran untuk penelitian ini, khususnya untuk pemerintah daerah Kabupaten Lumajang untuk memberikan banyak pelatihan bagi tenaga kerja wanita industri keripik pisang agar produk yang dihasilkan semakin meningkat kualitasnya. Tenaga kerja wanita industri keripik pisang disarankan agar lebih melatih kemampuannya dalam hal keterampilan yang dibutuhkan dalam proses produksi.