SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Snowball Throwing dalam Mata Pelajaran Geografi untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas VII D SMP Laboratorium UM

Mohamad Syaifudin

Abstrak


ABSTRAK

 

Syaifudin, Mohamad. 2014. Penerapan Model Pembelajaran Snowball Throwing dalam Mata Pelajaran Geografi untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas VII D SMP Laboratorium UM. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Hadi Soekamto, SH, M. Pd, M.Si, (II) Drs. Soetjipto T.H, SH, M.Pd.

 

Kata kunci: model pembelajaran Snowball Throwing, keaktifan belajar siswa

 

Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan di kelas VII D SMP Laboratorium UM diketahui bahwa metode yang sering digunakan pada kelas VII D adalah ceramah dan diskusi. Keaktifan belajar siswa menurut guru mata pelajaran geografi di kelas VII D relatif kurang bila dibandingkan dengan kelas sesama VII. Berdasarkan pengamatan, hanya ada 4 siswa yang terlibat secara aktif mendominasi kegiatan diskusi sedangkan siswa lain terlihat pasif, tidak berani berpendapat atau bertanya maupun menjawab pertanyaan. Pada kegiatan pembelajaran dijumpai anak yang masih mengantuk dan membuat gaduh.

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan di kelas VII D SMP Laboratorium UM yang berjumlah 33 siswa pada tanggal 29 Maret sampai 26 April 2011. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah hasil pengamatan dari lembar observasi keaktifan belajar siswa dan catatan lapangan yang dilakukan oleh 7 observer yang terdiri dari 1 observer guru dan 6 observer mahasiswa terhadap siswa kelas VII D SMP Laboratorium UM pada pra siklus, siklus 1 dan siklus 2. Analisis data nilai keaktifan belajar siswa  dilakukan dengan membandingkan hasil penilaian dari lembar obsevasi keaktifan belajar siswa yang pada pra siklus, siklus 1 dan siklus 2.

Berdasarkan analisis data penelitian diketahui bahwa ada peningkatan keaktifan belajar siswa. Pada nilai keaktifan belajar siswa yang diperoleh dari pra siklus dengan siklus 1, terjadi peningkatan nilai keaktifan belajar siswa dari nilai nilai keaktifan belajar siswa pra siklus terhadap nilai keaktifan belajar siswa siklus 1 yaitu sebesar 15,37. Sedangkan nilai keaktifan belajar siswa yang diperoleh dari siklus 1 dengan siklus 2, terjadi peningkatan nilai keaktifan belajar siswa dari nilai keaktifan belajar siswa siklus 1 terhadap nilai keaktifan belajar siswa siklus 2 yaitu sebesar 10,96.

Saran yang dapat diberikan yaitu: 1) Bagi guru, sebaiknya guru menerapkan model pembelajaran Snowball Throwing sebagai salah satu metode alternatif dalam kegiatan pembelajaran dengan memperhatikan pengelolaan waktu dan penguasaan kelas. 2) Bagi sekolah, Sebaiknya sekolah menganjurkan kepada guru-guru untuk menerapkan model pembelajaran Snowball Throwing ketika ditemukan permasalahan keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran. 3) Bagi peneliti lanjut dapat melakukan penelitian tentang penerapan model pembelajaran Snowball Throwing dalam pembelajaran Geografi pada materi Geografi lain untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa. Selain itu peneliti lanjut juga dapat melakukan beberapa hal yaitu menambah atau mengubah variabel seperti hasil belajar, motivasi dan lain-lain.