SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Tingkat Kenyamanan Berdasarkan Effective Temperature pada Daerah Rawan Kepadatan Lalu Lintas di Kota Malang

Nurul Ilmi

Abstrak


ABSTRAK

 

Ilmi, Nurul. 2014. Tingkat Kenyamanan Berdasarkan Effective Temperature pada Daerah Rawan Kepadatan Lalu Lintas di Kota Malang. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Sumarmi, M.Pd, (II) I Nyoman Ruja, S.U.

 

Kata Kunci: Kepadatan Lalu Lintas, Effective Temperature, Pendekatan Keruangan

 

Pertumbuhan transportasi dan padatnya lalu lintas di Kota Malang akan memberikan kontribusi terhadap pembentukan iklim lokal dan kenyamanan   berdasarkan parameter cuaca. Formula tingkat kenyamanan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu effective temperature (ET). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasai Kepadatan lalu lintas dan variasi efective temperature (ET).

 Jenis penelitian adalah penelitian survei. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sample berdasarkan mapping  daerah rawan kepadatan lalu lintas yang dilakukan oleh SATLANTAS Malang Kota. Data primer berupa data kepadatan lalu lintas, bayangan pohon, kanopi pohon, temperatur dan kelembaban, sedangkan data sekunder berupa data daerah rawan kepadatan lalu lintas, peta adminstrasi Kota Malang dan data curah hujan. Analisis data menggunakan pendekatan keruangan berbasis analisis interaksi keruangan dan analisis komparasi keruangan serta analisis tingkat kenyamanan berdasarkan effective temperature (ET).

Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa semua titik pengamatan merupakan daerah kemacetan lalu lintas dengan kepadatan rata-rata 471,99 per lima menit. Perbedaan kepadatan lalu lintas di Kota Malang dipengaruhi oleh penggunaan lahan dan fungsi jalan sedangkan jam sibuk dipengaruhi oleh penggunaan lahan dan aktifitas penduduk. ET jalan di kota Malang masuk dalam kategori warm yang dipengaruhi oleh fungsinya sebagai tempat lalu lalang kendaraan dan tingginya kepadatan kendaraan bermotor di Kota Malang. Perbedaan tingkat kenyamanan berdasarkan waktu pengamatan terjadi karena variasi penyinaran matahari, lebar jalan, material jalan, kepadatan kendaraan bermotor, kandungan karbondioksida di udara, vegetasi, serta pembentukan awan dan hujan. Perbedaan tingkat kenyamanan wilayah dipengaruhi oleh kondisi ruang daerah penelitian. Kepadatan kendaraan bermotor maupun ET pada hari kerja dan hari libur berbeda. Hal ini terjadi karena perbedaan aktifitas penduduk di hari kerja dan hari libur  sehingga kepadatan lalu lintas pada hari Senin lebih tinggi dibandingkan hari Minggu.

Berdasarkan kesimpulan penelitian dan kendala-kendala yang terjadi ketika dilaksanakan penelitian disarankan kepada pemerintah untuk menyediakan kendaraan umum yang cepat, aman, serta murah, dan penghijauan. Sedangkan untuk peneliti selanjutnya disarankan untuk menambah jumlah petugas, membandingkan wilayah berdasarkan kategori kepadatan serta kondisi lalu lintas, dan penggunaan alat yang berkualitas dan tertutup.