SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis) pada Lahan Karst di Kecamatan Wates Kabupaten Blitar

Bayu Adinata

Abstrak


ABSTRAK

 

Adinata, Bayu. 2014. Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis) pada Lahan Karst di Kecamatan Wates Kabupaten Blitar. Skripsi, Jurusan Geografi, Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Blitar. Pembimbing: (I) Drs. Sudarno Herlambang, M.Si, (II) Drs. Hendri Purwito, M.Si.

 

Kata Kunci: evaluasi, kesesuaian lahan, kelapa sawit

 

Wates merupakan salah satu kecamatan yang terletak di daerah karst, dan memiliki topografi yang berbukit. Daerah karst memiliki potensi untuk lahan pertanian dan pada Kecamatan Wates dikembangkan menjadi perkebunan kelapa sawit. Permasalahan utama pengusahaan kelapa sawit di Kabupaten Blitar, khususnya Kecamatan Wates adalah masih rendahnya produktivitas serta mutu kelapa sawit petani. Hal ini dapat terlihat dari hasil rata-rata panen kelapa sawit yang semakin menurun yaitu 23,3 ton/ha/tahun pada 2011 menjadi 19,8 ton/ha/tahun pada 2013. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui karakteristik lahan untuk tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis) di Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar, dan (2) Mengetahui karakteristik lahan di Kecamatan Wates sesuai untuk tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis).

Penelitian ini menggunakan metode survei. Data yang diperlukan berupa primer dan sekunder. Data primer meliputi tingkat bahaya erosi, bahan kasar, kedalaman efektif tanah, drainase, singkapan batuan, kemiringan lereng, tekstur tanah, KTK liat, pH, dan C-organik. Data sekunder meliputi curah hujan, suhu udara, peta administrasi, peta jenis tanah, peta kemiringan lereng, dan Peta Geomorfologi Kecamatan Wates. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling dari hasil tumpang susun 3 peta yaitu peta jenis tanah, peta kemiringan lereng, dan peta geomorfologi. Data yang telah diperoleh dianalisis menggunakan metode matching atau pembandingan antara karakteristik lahan dengan syarat tumbuh tanaman kelapa sawit yang akan menghasilkan kelas kesesuaian lahan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa  pada satuan lahan I (B2c) tingkat kesesuaian lahan sesuai marginal dengan faktor pembatas bahaya erosi (S3eh). Satuan lahan II (B2d) tingkat kesesuaian lahan sesuai marginal dengan faktor pembatas bahaya erosi (S3eh). Satuan lahan III (B3e) tingkat kesesuaian lahan sesuai marginal dengan faktor pembatas retensi hara (S3nr) dan faktor pembatas bahaya erosi (S3eh). Satuan lahan IV (B4c) tingkat kesesuaian lahan sesuai marginal dengan faktor pembatas retensi hara (S3nr).