SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pemetaan Kualitas Pendidikan dengan Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Pengelolaan Pendidikan Dasar Negeri Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi Tahun 2013

Nikmawan Fadloli

Abstrak


ABSTRAK

 

Fadloli, Nikmawan. 2014. Pemetaan Kualitas Pendidikan dengan Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Pengelolaan Pendidikan Dasar Negeri Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi Tahun 2013. Skripsi. Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Rudi Hartono, M. Si, (II) Purwanto, S. Pd., M. Si.

 

Kata kunci: pemetaan, SIG, kualitas pendidikan, pengelolaan pendidikan

 

Pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan kehidupan masyarakat serta berperan untuk meningkatkan kualitas hidup. Masalah utama kualitas pendidikan di Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi adalah belum meratanya pemerataan pencapaian kualitas hasil pendidikan baik perbedaan kualitas antar sekolah maupun antar tempat. Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan sistem yang mampu mengakomodasi data spasial dan non spasial menjadi sebuah informasi yang dapat memberikan analisis keruangan. Pemetaan kualitas pendidikan diperlukan untuk menggambarkan sebaran pencapaian kualitas satuan pendidikan suatu wilayah. Sistem basis data pendidikan menyediakan data dan informasi yang akurat, tepat guna dan tepat waktu yang berisikan informasi mengenai hasil pencapaian pendidikan, sehingga dapat memberikan  informasi yang mendukung dalam perencanaan program maupun pengambilan keputusan tentang kebijakan pembangunan di bidang pendidikan.

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji daya serap, kualitas pelayanan, kualitas keluaran pendidikan dasar negeri Kecamatan Widodaren, dan menyusun basis data spasial untuk menangani pencatatan data pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode survei. Data yang diperoleh dianalisis secara sederhana melalui pendekatan deskriptif kuantitatif, yakni berdasarkan kondisi kuantitas data yang ada dari hasil skoring dari masing-masing variabel yang menyertainya baik pada variabel daya serap, kualitas pelayanan, maupun kualitas keluarannya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lembaga pendidikan dasar negeri di kecamatan Widodaren berjumlah 41 Sekolah.

Berdasarkan hasil pengakumulasian data kualitas pendidikan berbasis SIG untuk pendidikan dasar negeri Kecamatan Widodaren menunjukkan sebaran daya serap sebanyak 41 sekolah (100%) memperoleh kualitas sangat baik. Sebaran kualitas pelayanan sebanyak 6 sekolah (14,63%) memperoleh kualitas sangat baik, namun ada 35 sekolah (85,37%) memperoleh kualitas kurang maksimal. Sebaran kualitas keluaran sebanyak 37 sekolah (90,24%) memperoleh kualitas sangat baik, namun ada 4 sekolah (9,76%) yang memperoleh pencapaian kurang maksimal. Berdasarkan Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang termakub dalam Standar Nasional Pendidikan (SNP), indikator kualitas pendidikan tersimpulkan ada 9 indikator (52,94%) tercapai sesuai dengan yang ditargetkan, yaitu APK, APM, TPS, RRRK, JTTG, AM, AL, APS, & SR. Penyusunan basis data spasial pendidikan dalam bentuk pemetaan pendidikan ini akan mempermudah pengguna untuk mencari, melihat, memasukkan data baru dan atau mengubahnya. Pengembangan SIG sebagai media informasi pendidikan diharapkan nantinya menjadi suatu keunggulan dalam pengelolaan di bidang pendidikan, sehingga penerapan SIG di bidang pendidikan berjalan dengan baik dan optimal.