SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Tingkat Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Ancaman Erupsi Gunung Raung di Desa Sumberarum Kecamatan Songgon Kabupaten Banyuwangi

Nur Hariri

Abstrak


ABSTRAK

 

Hariri, Nur. 2014. Tingkat Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Ancaman Erupsi Gunung Raung di Desa Sumberarum Kecamatan Songgon Kabupaten Banyuwangi. Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Didik Taryana, M.Si, (II) Dr. Budijanto, M.Sos.

 

Kata Kunci: Kesiapsiagaan Masyarakat, Bencana, Erupsi

 

Bencana Erupsi gunungapi dapat menimbulkan dampak yang besar bagi manusia, bahkan puluhan nyawa melayang akibat diterjang aliran lahar panas maupun dingin akibat erupsi gunungapi. Meletusnya Gunung Kelud dan Gunung Merapi menimbulkan korban jiwa melayang. Kejadian bencana erupsi menimbulkan banyak korban jiwa menunjukan masyarakat yang kurang siap dalam menghadapi bencana tersebut, hal ini disebabkan karena Tingkat Kesiapsiagaan Rumag Tangga tentang bencana masih sangat minim. Sumberarum merupakan salah satu desa yang letaknya sangat dekat dengan Gunung Raung yang hanya berjarak 10 Km.

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui partisipasi masyarakat dalam sosialisasi bencana,tingkat kesiapsiagaan Masyarakat dalam menghadapi ancaman erupsi Gunung Raung. Data penelitian ini meliputi: partisipasi dalam sosialisasi, tingkat kesiapsiagaan Masyarakat dalam menghadapi ancaman erupsi, tingkat pendidikan, dan umur. Sampel area ditentukan melalui purposive sampling, sedangkan sampel responden dipilih dengan metode simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, kuesioner, dan dokumentasi serta dianalisis secara deskriptif dan statistik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam sosialisasi bencana tergolong rendah. Rata-rata indeks kesiapsiagaan Masyarakat dalam menghadapi ancaman erupsi Gunung Raung di Desa Sumberarum sebesar 51,03% dengan tingkat kesiapsiagaan sedang. Semakin tinggi tingkat pendidikan, makan semakin tinggi pula tingkat partisipasi dalam sosialisasi dan semakin rendah umur penduduk maka semakin tinggi partisipasi dalam sosialisasi menghadapi ancaman erupsi. Tingkat kesiapsiagaan tertinggi dimiliki oleh penduduk yang berumur 25-34 tahun dan berpendidikan perguruan tinggi/ Sarjana. Kesiapsiagaan terendah dimiliki penduduk yang berumur ≥ 55 tahun dan berpendidikan terakhir SD.

Diperlukan sosialisasi bencana erupsi kepada seluruh masyarakat Desa Sumberarum agar memiliki tingkat kesiapsiagaan yang tinggi, terutama masyarakat yang berpendidikan terakhir SD dan berusia ≥ 55 tahun. Masyarakat yang berpendidikan Perguruan tinggi/Sarjana atau berumur 25-34 tahun perlu berperan aktif dalam memberi pemahaman kepada masyarakat Desa Sumberarum tentang pentingnya kesiapsiagaan yang tinggi dalam menghadapi ancaman erupsi Gunung Raung.