SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kontribusi Pendapatan Budidaya Ternak Kambing Peranakan Etawa (PE) terhadap Pendapatan Keluarga Peternak di Desa Gucialit Kecamatan Gucialit Kabupaten Lumajang

Nur Kholifah

Abstrak


ABSTRAK

 

Kholifah, Nur. 2014. Kontribusi Pendapatan Budidaya Ternak Kambing Peranakan Etawa (PE) terhadap Pendapatan Keluarga Peternak di Desa Gucialit Kecamatan Gucialit Kabupaten Lumajang. Skripsi. Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Hendri Purwito, M.Si (II) Drs. Mustofa, M.Pd

 

Kata Kunci: kontribusi, kambing Peranakan Etawa (PE), pendapatan

 

Budidaya ternak kambing PE mulai dikembangkan di Kecamatan Gucialit pada tahun 2000-an. Kambing PE yang dikembangkan di Kecamatan Gucialit bertujuan untuk meningkatkan pendapatan petani. Pendapatan petani di Kecamatan Gucialit masih belum mencapai UMK. Belum tercapainya UMK disebabkan oleh luas lahan garapan petani yang sempit dan komoditas yang dihasilkan dari lahan garapan berupa kebun campuran,  sehingga menyebabkan produktivitasnya rendah. Oleh karena itu, usaha budidaya ternak kambing PE diharapkan mampu menambah dan meningkatkan pendapatan petani.

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan karakteristik peternak kambing PE, budidaya ternak kambing PE, pendapatan peternak kambing PE, pendapatan keluarga peternak kambing PE, kontribusi pendapatan ternak kambing Pe terhadap pendapatan keluarga dan faktor-faktor yang berhubungan dengan pendapatan peternak kambing PE di Desa Gucialit.

Metode penelitian yang digunakan yaitu sensus dengan populasi seluruh peternak kambing PE di Desa Gucialit sebanyak 21 KK. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini yaitu dengan tabulasi frekuensi, tabulasi silang, dan analisis deskriptif.

Hasil penelitian menunjukkan: (1) Karakteristik peternak kambing PE, meliputi: peternak kambing PE sudah masuk usia produktif, berstatus menikah, tingkat pendidikan tergolong tinggi, mata pencaharian pokok sebagai petani dan mata pencaharian sampingan sebagai peternak kambing PE. (2) Budidaya ternak kambing PE, meliputi: sebagian besar modal yang digunakan merupakan milik sendiri, tenaga kerja yang digunakan yaitu tenaga kerja dari dalam keluarga dan tenaga kerja dari luar keluarga, produksi kambing anakan, susu kambing dan pupuk organik masih belum maksimal. (3) Pendapatan ternak kambing PE masih rendah. (4) Pendapatan keluarga peternak kambing PE, meliputi: rata-rata pendapatan keluarga relatif tinggi, jumlah beban tanggungan keluarga relatif sedang, belanja atau pengeluaran relatif sedang. (5) Kontribusi pendapatan ternak kambing PE terhadap pendapatan keluarga masih rendah. (6) Faktor dominan yang berhubungan dengan pendapatan peternak kambing PE di Desa Gucialit  yaitu variabel produksi meliputi biaya pemeliharaan, pendapatan produksi kambing anakan dan pendapatan susu kambing serta upah tenaga kerja. Semakin tinggi pendapatan dari produksi kambing anakan dan susu kambing maka semakin tinggi pendapatan ternak kambing PE. Sebaliknya pada variabel tenaga kerja, semakin tinggi upah tenaga kerja maka pendapatan ternak kambing PE semakin berkurang.