SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kontribusi Produktifitas Pekarangan Rumah terhadap Kondisi Ekonomi Keluarga di Lingkungan Sambirejo Kelurahan Cokromenggalan Kecamatan Ponorogo

Faiz Zuhdan Permana

Abstrak


ABSTRAK

 

Permana, Faiz Zuhdan. 2014. Kontribusi Produktifitas Pekarangan Rumah terhadap Kondisi Ekonomi Keluarga di Lingkungan Sambirejo Kelurahan Cokromenggalan Kecamatan Ponorogo. Skripsi, Jurusan Geografi FIS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Budijanto, M.Sos, (II) Ardyanto Tanjung, S.Pd, M.Pd.

 

Kata kunci: pekarangan, kondisi ekonomi.

 

Pekarangan rumah adalah tempat yang dapat membantu perekonomian keluarga apabila dimanfaatkan dengan baik. Pemanfaatannya juga dapat dilakukan dengan bermacam-macam seperti beternak dan menanam tanaman. Masyarakat di Lingkungan Sambirejo sudah banyak yang memanfaatkan pekarangan untuk membantu perekonomian keluarga. Tanaman atau hewan dari pekarangan kemudian dijual untuk menambah pendapatan atau membantu perekonomian warga

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kontribusi pekarangan terhadap kondisi ekonomi keluarga di Lingkungan Sambirejo, Kelurahan Cokromenggalan, Kecamatan Ponorogo. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara yang dilakukan kepada 100 responden masyarakat di Lingkungan Sambirejo. Data hasil wawancara kemudian dianalisis dengan tabulasi tunggal untuk mengetahui besarnya kontribusi pekarangan terhadap kondisi ekonomi keluarga di Lingkungan Sambirejo.

Dari penelitian diperoleh hasil pekarangan rumah di Lingkungan Sambirejo dimanfaatkan untuk beternak yakni sebanyak 46 responden kemudian menanam tanaman sebanyak 54 responden. Kontribusi pekarangan di Lingkungan Sambirejo digolongkan menjadi lima kriteria yaitu rendah, cukup rendah, sedang, cukup tinggi dan tinggi. Dari kelima kriteria tersebut, sebanyak 43 responden termasuk dalam kriteria cukup rendah yaitu sebesar 21-40% pendapatan pekarangan memberikan kontribusi terhadap kondisi ekonomi, kemudian diikuti sedang yakni sebanyak 40 responden dengan kontribusi 41-60%.

Berdasarkan penelitian tersebut disarankan: (1) warga diharapkan menambah jenis hewan atau tanaman dipekarangannya. Untuk hewan misalnya ikan dan untuk tanaman misalnya anggur atau tanaman lain, (2) pemerintah lebih banyak memberikan sosialisasi tentang pekarangan yang dimanfaatkan akan dapat memberikan kontribusi terhadap ekonomi keluarga. (3) warga diharapkan memanfaatkan kotoran hewan untuk dijadikan pupuk untuk tanamannya. Pupuk dari kotoran hewan memiliki manfaat untuk memperbaiki struktur tanah dan mengandung unsur hara yang lengkap sehingga dapat menyuburkan tanah, yang nantinya akan membuat tanaman menjadi lebih baik.