SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Keberlanjutan Pendidikan Anak di Kampung Nelayan Kecamatan Brondong

Saidatun Nihayah

Abstrak


ABSTRAK

 

Nihayah, Saidatun. 2014. Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap Keberlanjutan Pendidikan Anak di Kampung Nelayan Kecamatan Brondong. Skripsi, Jurusan Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Budijanto, M.Sos, (II) Satti Wagistina, Sp, M,Si.

 

Kata Kunci: Keberlanjutan pendidikan, anak, Kampung Nelayan

 

Rendahnya kualitas SDM akan semakin menurun dengan semakin bertambahnya jumlah anak yang tidak melanjutkan sekolah, walaupun pemerintah sudah mengadakan program Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Rendahnya tingkat pendidikan anak di kampung nelayan Brondong ini disebabkan oleh berbagai faktor antara lain adanya faktor orang tua yang lebih mengarahkan untuk menjadi nelayan dan dikenalkan pada laut sejak kecil sehingga tidak terpikirkan untuk sekolah, adanya keterbatasan biaya dan ada pula karena keinginan sang anak untuk mendapatkan penghasilan sendiri dengan menjadi nelayan atau bekerja di luar sektor nelayan sehingga tidak melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keberlanjutan pendidikan anak dan hubungan antara keberlanjutan pendidikan anak dengan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Adapun faktor-faktor tersebut antara lain tingkat pendidikan kepala keluarga, tingkat pendapatan, beban tanggungan, nilai anak, status sosial, persepsi terhadap pendidikan, dan jarak. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan metode survey dengan subyek penelitian adalah nelayan yang mempunyai anak usia sekolah 15-19 tahun, baik yang masih sekolah, drop out, maupun yang tidak melanjutkan sekolah. Sampel penelitian diambil dari empat desa yang merupakan kampung nelayan di Kecamatan Brondong yaitu Desa Lohgung, Desa Labuhan, Desa Sedayulawas, dan Kelurahan Brondong. Pengambilan data menggunakan teknik dokumentasi, observasi, dan wawancara. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan tabulasi tunggal dan uji regresi linier berganda.

Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh tujuh simpulan hasil penelitian sebagai berikut: (1) tingkat pendidikan berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan pendidikan anak, (2) tingkat pendapatan berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan pendidikan anak, (3) beban tanggungan berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan pendidikan anak (4) nilai anak berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan pendidikan anak, (5) status sosial berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan pendidikan anak,(6) persepsi tentang pendidikan berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan pendidikan anak dan (7) jarak tidak berpengaruh terhadap keberlanjutan pendidikan anak.

Disarankan bagi dinas pendidikan untuk mengelolah permasalahan pendidikan khususnya pada masyarakat pesisir dalam pengembangan kurikulum berbasis local advantage maupun perlu adanya pendidikan kelautan dan perikanan, serta melibatkan peran aktif orang tua agar dapat meningkatkan kualitas SDM kelautan, yang tujuannya untuk kesejahteraan generasi nelayan di masa mendatang.