SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kondisi Demografi dan Sosial Ekonomi Serta Kontribusi Pendapatan Tenaga Kerja Industri Genteng ”Kurnia” Terhadap Pendapatan Keluarga (Studi Kasus di Desa Sabrang Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember)

MUH. DEVI MUKLASIN A.

Abstrak


ABSTRAK

Mukhlasin, Muh. Devi. 2014. Kondisi Demografi dan Sosial Ekonomi Serta Kontribusi Pendapatan Tenaga Kerja Industri Genteng ”Kurnia” Terhadap Pendapatan Keluarga (Studi Kasus di Desa Sabrang Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember). Skripsi, Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Budijanto, M. Sos, (II) Drs. Marhadi Slamet Kistiyanto, M. Si.
Kata kunci: Kondisi Sosial, Kondisi Ekonomi, Pendapatan
    Bidang ketenagakerjaan merupakan salah satu hal yang sangat esensial dalam usaha memajukan perekonomian bangsa. Kesempatan kerja, kuantitas, serta kualitas tenaga kerja menjadi indikator penting dalam pembangunan ekonomi karena mempunyai fungsi yang menentukan dalam pembangunan, salah satunya yakni peran industri sebagai upaya untuk mengurangi pengangguran serta membuka lapangan pekerjaan adalah salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah.
    Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan di Industri Genteng ”Kurnia”. Penelitian dilakukan untuk mengetahui informasi dari nara sumber secara langsung dengan melakukan Tanya jawab dengan responden. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua tenaga kerja yang bekerja di industri genteng ”Kurnia” yang berjumlah 60 responden. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa instrumen wawancara, yaitu mendapatkan informasi secara lisan dari seorang responden dengan cara bercakap-cakap dan berhadapan langsung dengan responden. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap pengumpulan data, tahap tabulasi, dan dihitung frekuensi datanya untuk memperoleh informasi dan selanjutnya menggunakan metode analisis deskriptif.
    Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh empat simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, berdasarkan karakteristik tenaga kerja industri genteng ”Kurnia” di Desa Sabrang Kecamatan Ambulu memiliki umur 35 tahun, berstatus menikah, memiliki rumah sendiri, tingkat pendidikan SD, dan beban tanggungan sebanyak 2 orang, pendapatan tenaga kerja berkisar Rp 1.000.000,00.






Kedua, faktor penyebab tenaga kerja bekerja pada industri genteng ”Kurnia” di Desa Sabrang yaitu karena jarak antara rumah ke tempat kerja rata-rata kurang dari 1 km, transportasi yang digunakan adalah dengan berjalan kaki, keputusan bekerja tenaga kerja atas dasar inisiatif sendiri, alasan bekerja karena untuk menopang keluarga mencari nafkah, informasi masuk kerja didapat dengan langsung datang ke pabrik/ industri.
Ketiga, aktivitas tenaga kerja industri genteng ”Kurnia” di Desa Sabrang Kecamatan Ambulu memiliki jam kerja 9 jam per hari, lama kerja 5 – 6 tahun. Sistem pengupahan dengan cara harian dan borongan. Cara menghemat biaya makan dengan membawa makanan dan minuman dari rumah.
Keempat, sebagian besar tenaga kerja menggunakan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, hal ini karena keperluan keluarga yang beragam sehingga mendesak sebagian tenaga kerja untuk memberikan pendapatannya untuk kebutuhan keluarga.
Pemerintah Daerah Kabupaten Jember disarankan agar lebih memperhatikan upah yang diterima oleh tenaga kerja industri genteng ”Kurnia” karena upah yang mereka terima kurang dari UMR Kabupaten Jember. Melihat kondisi pendapatan tenaga kerja yang masih dibawah UMR, disarankan kepada pihak industri genteng ”Kurnia” untuk menambah upah tenaga kerja. Sebagai peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia di industri genteng seharusnya pengelola industri mengadakan pelatihan bagi tenaga kerja agar kualitas produk yang dihasilkan semakin meningkat.