SKRIPSI Jurusan Geografi - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pendapatan Petani Hortikultura dengan Keputusan Orang Tua untuk Menyekolahkan Anaknya dari Jenjang SLTP ke Jenjang SLTA di Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang

Ika Kristina

Abstrak


ABSTRAK

 

Kristina, Ika. 2014. Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pendapatan Petani Hortikultura dengan Keputusan Orang Tua untuk Menyekolahkan Anak dari Jenjang SLTP ke Jenjang SLTA di Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang; (I) Dr. Achmad Amirudin, M.Pd (II) Drs. Yusuf Suharto , M.Pd

 

Kata Kunci: pendidikan, pendapatan, keputusan

 

Desa Selorejo merupakan salah satu sentra hortikultura yang berada di Kecamatan Dau. Mayoritas masyarakat bekerja pada sektor pertanian terutama pertanian buah jeruk, harga komoditas hortikultura yang tinggi mengakibatkan kondisi perekomian penduduk meningkat, namun peningkatan sosial ekonomi penduduk tidak diikuti oleh meningkatnya pandangan terhadap pentingnya pendidikan formal bagi anak.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan tingkat pendidikan dan pendapatan petani hortikultura terhadap keputusan menyekolahkan anak dari jenjang SLTP ke jenjang SLTA. Berdasarkan tujuannya penelitian ini, berbentuk penelitian korelasional  dengan pendekatan kuantitatif, jumlah populasi sebanyak 44 kepala keluarga yang terdapat di Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Analisis yang digunakan berupa tabulasi tunggal, tabulasi silang dan analisis chi square.

Hasil analisis chi square menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara tingkat pendidikan petani hortikukturadan keputusan orang tua menyekolahkan anak dari jenjang SLTP ke jenjang SLTA, dan tidak terdapat hubungan antara tingkat pendapatan petani hortikulturadan keputusan orang tua menyekolahkan anak dari jenjang SLTP ke jenjang SLTA.

Hasil penelitian ini dapat dijadikan dasarmeningkatkanpandangan tentang pentingnya pendidikan formal anak bagi masyarakat Desa Selorejo serta sebagai acuan pemerintah agar mampu meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap pendidikan, dengan cara memperluas akses pendidikan ke semua wilayah Kabupaten Malang, seperti perbaikan sarana transportasi umum yang menghubungkan Desa Selorejo dengan sekolah SLTA.